Apa Bisa Indonesia Tanpa Utang

Apakah Bisa Indonesia Tanpa Hutang

Apakah Bisa Indonesia Tanpa Hutang

Kabar47 – Posisi hutang pemerintah pusat terus meningkat hingga Juni 2017 tercata sudah mencapai Rp.3.706,52 triliun atau naik dibandingkan periode Mei 2017 sebesar Rp.3.672,33 triliun, dan apa bisa Indonesia tanpa hutang yang sering dipertanyakan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan tahun ini penerimaan negara Rp.1.736 trilun dan jika ingin Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN tanpa hutang maka Kementrian Keuangan Sri Mulyani Indrawati harus memotong sekitar Rp.397,2 triliun, dan itukan berarti seimbang ya, Sri Mulyani Indrawati harus potong Rp.397,2 triliun kira-kira apa dulu yang kita potong dan Sri Mulyani Indrawati meminta untuk buat poling yang dikatakannya kepada wartawan Kabar47.com pada saat ditemui dalam acara Forum Merdeka Barat 9, Gedung Kominfo, Kamis 27 Juli 2017.

jelaspoker

Lalu kemudian peserta forum menyebutkan jika gaji pegawai bisa dipotong, namun Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dia tidak mungkin memangkas anggaran gaji dan gaji tidak mungkin saya potong, sekolah perlu dipotong tidak dan pendidikan 20% boleh dipotong tidak dan kesehatan boleh saya potong juga tidak.

Kemudian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambahkan bantuan Program Keluarga Harapan atau PKH dan subsidi listrik tidak bisa dipotong, kemudian dana infrastruktur seperti dana pembangunan Mass Rapid Transit atau MRT dan Light Rapid Transit atau LRT tidak bisa dihentikan, jika infrastruktur saya potong maka Mass Rapid Transit atau MRT dan Light Rapid Transit atau LRT kita berhentikan, mangkrak terus anda macet terus tidak apa-apa ya dan pokoknya yang penting tidak ngutang.

Dijelaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati jika tidak boleh utang maka harus cari tambahan pajak sebesar Rp.390 triliun yaitu dengan mencari cara penerimaan dan saya sih bisa saja kejar-kejar pajak, lalu dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hutang adalah taktik bukan karena Indonesia suka berhutang dan ini bukan masalah suka atau tidak suka, ini pilihan, lebih baik saya potong atau saya collect, pajak lebih besar dan kemudian masyarakat panik dan jika hutang baik untuk pendidikan, kesehatan, listrik, air bersih dan makanan kemudian Sri Mulyani Indrawati mengatakan untuk penambahan utang juga ada proses yang harus melalui DPR.

Akan tetapi di sisi lain Kementrian Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga mencari mana yang akan dikurangi antara belanja modal pegawai, belanja barang disisir lagi untuk transfer ke daerah dan barulah disetujui oleh DPR dan disitu APBN ada target penerimaan, belanja dan hutang, pemerintah harus mengelola utang secara baik meyakinkan jika jumlah hutang masih bisa dikelola dengan baik.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *