Perakit Bom Panci di Bandung Tersenyum Saat Ditangkap Polisi

Perakit Bom Panci di Bandung Tersenyum Saat Ditangkap Polisi

Perakit Bom Panci di Bandung Tersenyum Saat Ditangkap Polisi

Kabar47.com – Sebuah bom panci meledak di sebuah kontrakan di Kota Bandung, Jawa Barat. Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Bambang Purwanto mengatakan bom panci yang meledak secara tiba-tiba itu akibat ada kesalahan teknis, Sabtu 8 Juli 2017.

Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Bambang Purwanto mengatakan bahwa, ini adalah kesalahan teknis dan akhirnya bomb meledak di tempat kejadian di kampung Kubang Bereum RT.7 RW.11 Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung. Seperti yang diberitakan oleh wartawan Kabar47.com bahwa, Bambang Purwanto tidak menjelaskan secara rinci perihal pemicu bom panci tersebut meledak akan tetapi satt ini tim gabungan dari Inafis Polda Jabar dan Polrestabes Bandung dibantu oleh Tim Gegana Polda Jabar masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab ledakan tersebut.

jelaspoker

Brigjen Pol Bambang Purwanto mengatakan bahwa, belum bisa memastikan kesalahannya di mana yang jelas inafis dan Jibom akan memberikan informasi yang lebih mendalam, dan menurut Birgjen Pol Bambang Purwanto dalam olah TKP juga ditemukan buku cacatan pribadi yang berisi mengenai agenda-agenda rencana bomb panci itu diledakkan. Kita tunggu saja hasil pemeriksaanya, sementara ini pelaku dibawa ke Polrestabes untuk dilakukan pemeriksaaan,” ucap Bambang Purwanto.

Sementara itu Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan bom panci yang meledak di sebuah kontrakan itu semula akan diledakkan di sebuah kafe di Jalan Braga, Kota Bandung. Berdasarkan informasi sementara dari pelaku, bom akan diledakan di salah satu kafe. Namun sebelum diledakkan bom panci tersebut meledak di dalam kamar kontrakan yang dihuni tersangka perakit bom itu.” ucap Kombes Pol Hendro Pandowo.

Alasan pelaku ingin meledakkan bom tersebut untuk jihad, perangilah yang bukan orang-orang islam,” ucap Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus melalui pesan singkat. Yusri mengatakan bahwa, tersangka telah merakit bom panci sejak 1 Juni 2017 dan belajar membuatnya dari internet. Tersangka membuat bom tersebut dari internet dengan menggunakan Google Jabaluhud sebagai panduan.

Untuk saat ini tersangka yang ditangkap oleh polisi tengah diperiksa oleh aparat terkait dengan dugaan keterlibatannya, pada saat ditangkap polisi tersangka memakai kemeja batik berlengan pendek dan memakai celana pendek berwarna kuning.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *