Ahok Tak Perlu Bersaksi Di Sidang Buni Yani Kata Pengacara

Ahok Tak Perlu Bersaksi Di Sidang Buni Yani Kata Pengacara

Ahok Tak Perlu Bersaksi Di Sidang Buni Yani Kata Pengacara

Kabar47 –  Pengacara atau kuasa humuknya Bapak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, I Wayan Sudirta Ahok menjelaskan Bapak Ahok tidak perlu hadir sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Buni Yani. Sidang itu digelar hari ini di Gedung Perpustakan dan Kearsipan Pemerintah Kota Bandung.

Pak Ahok atau Bapak Basuki Tjahaja Purnama orang yang taat hukum dan pemberani kata I Wayan Sudirta. Tapi dari sisi pengacara juga harus memerlukan perhitungan kata Wayan ketika ditanya wartawan berita, Kabar47.com, pada hai Selasa 8 agustus.

jelaspoker

Ini hal alasannya, jelas I Wayan Sudirta ada dua alasan mengapa Ahok atau Bapak Basuki Tjahaja Purnama tidak perlu datang ke Bandung kata I Wayan Sudirta. Alasan pertama, ketidakhadiran saksi pada sidang sudah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Pada Pasal 116 dijelaskan, saksi yang berjarak jauh dari tempat sidang tidak perlu dihadirkan kata I Wayan Sudirta menuturkan. Kemudian Pasal 162 menyebutkan, saksi yang tidak bisa hadir di persidangan cukup dibacakan berita acara pemeriksaan ata BAP.

Waktu KUHAP dibuat sudah diperhitungkan, bahwa kalau saksi jauh tidak perlu dihadirkan. Menghadirkan saksi antara provinsi kan juga membutuhkan biaya negara, kata I Wayan Sudirta.

Keamanan persidangan saat Ahok atau Bapak Basuki Tjahaja Purnama menjadi saksi juga ikut menjadi alasan oleh sebab itu membutuhkan biaya tambahan untuk keamanan.

Itu dari segi keamanan berapa yang dibutuhkan, kata Sudirta. Walau Ahok atau Bapak Basuki Tjahaja Purnama berani, aspek keamanan juga harus diingatkan pengacara kata I Wayan Sudirta menambahkan penjelasannya.

Diketahui Buni Yani didakwa mengubah video pidato Ahok atau Bapak Basuki Tjahaja Purnama di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Ia juga didakwa jaksa mengunggah video yang telah diubah ke laman Facebook pribadi untuk menyebar kebencian.

Pada sidang pada hari Selasa tanggal 1 Agustus lalu juga salah seorang saksi yang dihadirkan jaksa, Ucok Edison Marpaung telah memberikan keterangan. Ucok berkata video pidato Ahok atau Bapak Basuki Tjahaja Purnama tidak jadi masalah sebelum Buni mengunggah di Facebook. Menurutnya, unggahan dan penjelasan video yang dibuat Buni menjadi pemicu kearah mengundang kebencian buat warga kata I Wayan Sudirta.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *