Dirdik Mengakui Langgar Perintah Pimpinan KPK Ke Pansus Angket

Dirdik Mengakui Langgar Perintah Pimpinan KPK Ke Pansus Angket

Dirdik Mengakui Langgar Perintah Pimpinan KPK Ke Pansus Angket

Kabar47 –  Anggota Pansus atau panitia khusus Hak Angket KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi Misbakhun memberi apresiasi atas kehadiran Direktur Penyidikan KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi Aris Budiman dalam rapat malam ini. Saat dimintai tanggapan, Aris mengaku ‘melawan’ pimpinan KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi untuk hadir dalam rapat.

Sepanjang karier Aris Budiman, ini pertama kali Aris Budiman melanggar perintah pimpinan ungkap Aris Budiman dalam rapat bersama Pansus Angket KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi di gedung DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat yang, Senayan, Jakarta, pada hari Selasa 29 Agustus 2017.

jelaspoker

Aris Budiman mengaku kehadirannya dalam rapat kali ini untuk membela KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi.Aris Budiman juga ingin mengklarifikasi soal dugaan pertemuan dirinya dengan Anggota Komisi III DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat.

Aris Budiman tetap akan datang Ini bukan hanya soal kehormatan pribadi, tapi kehormatan lembaga KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi. Lembaga luar biasa harapan bangsa memperbaiki Indonesia kata Aris Budiman menjelaskan kepada wartawan Kabar47.com.

Aris Budiman juga mengaku diincar oknum di dalam lembaga KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi. Aris Budiman merasa ada yang ingin memojokkannya saat ini kata Aris Budiman menuturkan.

Saya seolah-olah ditunjukkan foto bertemu anggota DPR atau berulang kali. Satu pun anggota DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat yangtidak ada yang saya kenal kata Aris Budiman menegaskan.

Sebelumnya Aris Budiman diberitakan meski telah menerima surat pemanggilan Pansus atau panitia khusus Angket untuk Aris Budiman KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi belum memberikan izin. Hingga saat ini lembaga antirasuah tersebut belum memberi pernyataan apakah memberi izin kepada Aris Budiman atau tidak kata Aris Budiman menuturkan.

Respons terhadap surat tersebut tentu perlu kami pertimbangkan terlebih dahulu agar langkah KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi tetap sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut hasilnya terang Kabiro Humas KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah saat dimintai konfirmasi,pada hari Selasa 29 Agustus kepada wartawan Kabar47.com.

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *