Kasus Video Aksi Mesum 2 Satpam Divonis 1.5 Tahun Penjara

Kasus Video Aksi Mesum 2 Satpam Divonis 1.5 Tahun Penjara

Kasus Video Aksi Mesum 2 Satpam Divonis 1.5 Tahun Penjara

Kabar47 –  Sigit Setiawan dan Mukhamat Kusno, dua orang satpam pusat perbelanjaan Lotte Mart di mall Pakuwon daerah Surabaya divonis 1 tahun 6 bulan penjara dalam kasus perekaman dan penyebaran video yang berunsur pornografi dan dua tersangka ditangkap oleh pihak yang berjawib di mall terbesut dan Vonis yang dijahutkan oleh majelis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya yakni 2 tahun penjara.

Keduanya kami jatuhkan hukuman 1,5 tahun kurungan, kata Ketua Majelis Hakim, FX Hanung Dwi Wibowo, dalam sidang vonis di Pengadilan Negeri daerah Surabaya, pada hari Kamis 10 Agustus 2017.

Majelis hakim meringankan hukuman keduanya karena beberapa pertimbangan antara lain karena keduanya sangat koperatif saat ditanya masalah kasus video tersebut dan mereka juga saat dimintai keterangan atas kasus tersut tidak belit-belit menjawabnya selama masa persidangan kata FX Hanung Dwi Wibowo.

jelaspoker

Dan kedua satpam tersebut juga sudah minta maaf kepada Keduanya pasangan yang direkam gambarnya,kata FX Hanung Dwi Wibowo.

Sigit Setiawan dan Mukhamat Kusno, dijerat dengan pasal 10 undang undang pornografi nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi. Keduanya terbukti merekam dan menyebarkan video penggerebekan yang mereka lakukan atas muda mudi yang melakukan aksi pornografi di kamar pas pusat pertokoan Lotte Mart Mal Pakuwon daerah Surabaya Maret lalu.

Video penggerebekan pasangan mesum itu beredar di media sosial atau medsos dan sempat menjadi viral.

Dalam video amatir berdurasi 1 menit 44 detik itu nampak pasangan muda mudi dipaksa keluar dari kamar pas tanpa mengenakan bawahan. Pasangan pria tersebut mencoba mengenakan bawahan sebelum keluar dari kamar pas, namun lah sebut dilarang oleh kedua satpam tersebut.

Keduanya pasangan tersebut lantas diseret ke sebuah ruangan di mall tersebut tanpa menggunakan busana bawahan.

Penang kapan satpam usai menggerebek dua remaja yang diketahui masih berstatus pelajar itu di SMA ini dinilai berlebihan oleh kedua remaja tersebut.

Di dalam video yang viral di medsos atau media sosial tersebut memperlihatkan sangat jelas wajah pelaku saat digerebek didalam kamar pas dalam kondisi tanpa memakai celana dalam, namun mereka berdua masih mengenakan atasan.

Pemuda yang ada di video tersebut masih mengenakan kaus lengan panjang loreng hitam-putih dan sementara perempuannya juga masih mengenakan kaus lengan pendek berwarna putih.

Saat tertangkap basah oleh para satpam mereka segera mengambil dan mengenakan celana dalam dan celana panjang. Namun tindakan mekreka itu dicegah oleh petugas keamanan karena Celana mereka itu disuruh dilepas lagi. Oleh satpam dan mereka segera disuruh keluar dan digelandang oleh kedua satpam tesebut.

Direktur Pakuwon Jati Sutandi Purnomosidi juga menyesalkan tindakan tidak sepantasnya yang dilakukan oleh satpam Lotte Mart di dalam menangani kejadian tersebut.

Klarifikasi pun sudah diberikan karena Lotte Mart berada di dalam Pakuwol Mall. Berikut klarifikasi juga diberikan perusahaan oleh properti raksasa seperti yang diterima kabar47.com

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *