Agen FBI Sebut Johannes Marliem Beri Jam Tangan Ke Ketua DPR

Agen FBI Sebut Johannes Marliem Beri Jam Tangan Ke Ketua DPR

Agen FBI Sebut Johannes Marliem Beri Jam Tangan Ke Ketua DPR

Kabar47 –  Dari sebuah pemberitaan oleh startribune.com menyebutkan bahwa Johannes Marliem telah menyuap beberapa pejabat Indonesia baik secara langsung ataupun melalui perantara. Johannes Marliem merupakan seorang pengusaha dalam bidang IT sekaligus pimpinan Biomorf Lone LLC, vendor dari proyek pengadaan e-KTP. Ia juga disebut sebagai saksi kunci dari kasus dugaan korupsi e-KTP.

Dari keterangan agen khusus FBI yakni Jonathan Holden bahwa Marliem pernah membeli sebuah jam tangan seharga 135.000 dollar AS dari sebuah butik yang ada di Beverly Hills. Jonathan mengetahui hal tersebut saat memeriksa Marliem. Walaupun tidak menyebut nama Setya Novanto, startribune.com menyebutkan bahwa jam itu diberikan Marliem kepada seorang Ketua Parlemen Indonesia yang disaat ini sedang diselidiki dalam kasus e-KTP.

jelaspoker

Mendapatkan kabar itu, Laode M Syarif selaku Wakil Ketua KPK mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat berbicara dengan yang berhubungan dengan materi sebuah kasus. Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sendiri enggan mengomentari saat ditanya mengenai pemberian jam tangan dari Marliem kepada Novanto.

Ganjar Laksmana yang merupakan ahli hukum pidana menyatakan bahwa informasi ini harus diklarifikasi terlebih dahulu, apakah benar pemberian tersebut terkait dengan kasus e-KTP ataupun tidak. Tidak dapat dipastikan bahwa benar ada pemberian dari Johanes kepada Novanto yang terkait e-KTP. Maka dari itu harus dicari tahu mengenai penyerahan sebagai bentuk apa. Apakah untuk proyek lain, sebagai ucapan terima kasih, atau terkait dengan jabatan atau lainnya.

Klarifikasi perlu dilakukan, salah satunya agar dapat menentukan barang pemberian tersebut dapat dijadikan sebagai sebuah bukti suatu tindak pidana. Nama Johannes Marliem kembali menjadi perhatian saat ia ditemukan telah tewas diduga karena bunuh diri pada 12 Agustus 2017 lalu . Marliem disebut punya rekaman dari pejabat dan pengusaha yang terlibat di dalam korupsi e-KTP.

Sebagian rekamannya juga telah diperdengarkan untuk para penyidik KPK saat bertemu dan berkunjung ke Amerika walaupun Marliem menolak untuk diperiksa. Saat rapat bersama dengan Tim Fatmawati, Marliem sempat merekam seluruh pembicaraan. Tim Fatmawati diduga telah berperan untuk mengatur pemenang lelang kemudian menentukan harga dari setiap detail barang pembelanjaan dalam kebutuhan proyek e-KTP.

Tim Fatmawati tersebut awalnya dipimpin oleh Andi Agustinus alias Andi Narogong, yang diketahui merupakan teman dari Ketua DPR Setya Novanto. Andi kini merupakan seorang terdakwa kasus e-KTP.

AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *