Buni Yani Bacakan Pledoi Soal Dintuntut 2 Tahun Penjara

Buni Yani Bacakan Pledoi Soal Dituntut 2 Tahun Penjara

Buni Yani Bacakan Pledoi Soal Dituntut 2 Tahun Penjara

Kabar47 –  Baru saja sosok Buni Yani membacakan nota untuk pembelaan atau biasanya disebut dengan pleidoi untuk sidang lanjutan dengan perkara telah melakukan pelanggaran mengenai Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Sebelumnya jaksa sendiri sudah menuntut Buni Yani selama 2 tahun penjara.

Persidangan dengan pembacaan pledoi oleh Buni Yani nantinya akan digelar pada Gedung Arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa depan. Bila disesuaikan dengan jadwal maka sidang akan dimulai pada pukul 09.00 WIB. Tetapi hingga saat ini, persidangan dalam tahap untuk persiapan. Terlihat pula beberapa aparat keamanan dari Polrestabes Bandung telah berjaga pada sekitar gedung persidangan. Pada 3 Oktober 2017 lalu jaksa sudah menuntut Buni Yani dengan hukuman selama 2 tahun penjara serta denda Rp 100 juta dengan subsider 3 bulan kurungan penjara.

jelaspoker

Jaksa telah meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 2 tahun serta membayar denda 100 juta rupiah atau juga dapat diganti dengan tiga bulan kurungan penjara ucap jaksa. Pada tuntutannya, jaksa menilai bahwa Buni Yani terbukti dengan sah sudah melakukan tindak pidana ITE. Ia mengatakan bahwa Buni Yani juga dilakukan dengan sengaja serta tanpa hak dalam menambah dan mengurangi informasi dari elektronik, dokumen elektronik milik publik maupun pribadi. Jaksa kemudian menuntut Buni Yani dengan dakwaan alternatif yakni Pasal 32 ayat 1 UU ITE.

Buni Yani saat ini sudah dituntut dengan dua tahun penjara atas kasus ujaran kebencian. Agung M Prasetyo selaku Jaksa mengatakan bahwa besarnya tuntutan kepada Buni Yani juga tidak terlepas atas kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Prasetyo menegaskan bahwa kasus Buni Yani tidak bisa dilepaskan dari kasus Ahok. Ahok kini dipenjara selama 2 tahun atas ucapannya di Pulau Pramuka mengenai sebuah ayat pada Surat Al-Maidah. Ucapan Ahok kemudian diviralkan Buni Yani dari akun Facebook miliknya dan kemudian menjadi sebuah polemik besar.

Saat terdakwa dalam kasus yang lain sebelumnya diputuskan oleh hakim selama dua tahun langsung masuk, hal itu pula yang kini menjadi pertimbangan dari jaksa karena harus terdapat keseimbangan. Bila mengacu pada teori sebab-akibat mengenai kasus yang satu maka tidak akan terjadi bila tidak ada kasus yang lainnya.

BANDARQ ONLINE | BANDAR POKER | JUDI POKER

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *