Istri Jonru Tidak Tahu Banyak Soal Jonru Di Medsos

Istri Jonru Tidak Tahu Banyak Soal Jonru Di Medsos

Istri Jonru Tidak Tahu Banyak Soal Jonru Di Medsos

Kabar47 –  Kemarin pihak penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Hendra Yulianti yang merupakan istri dari tersangka dengan dugaan ujaran kebencian yakni Jon Riah Ukur Ginting atau Jonru Ginting. Pemeriksaan tersebut berlangsung selama kurang lebih selama enam jam itu dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai akun media sosial Facebook yang dikelola oleh Jonru.

Yulianti saat dijumpai seusai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta mengatakan bahwa ia sendiri tidak mengetahui mengenai beberapa akun Facebook atas nama suaminya yang telah ditanyakan oleh penyidik. Yulianti juga tidak mau menerangkan mengenai jumlah akun yang ditanyakan oleh pihak penyidik. Ia mengaku bahwa ia tidak tahu, karena ia hanya bertemannya dengan Jonru hanya pada satu Facebook dan hanya itu saja selebihnya ia tidak mengetahuinya, hanya mengetahui akun dengan nama Jonru Ginting saja.

Yulianti sebelumnya juga mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mengetahui mengenai unggahan-unggahan yang diposting Jonru di akun Facebooknya. Sementara itu untuk unggahan yang telah dilaporkan tersebut, Yulianti baru mengetahuinya saat dilakukan pemeriksaan terhadap Jonru. Ia sendiri tidak pernah melihat, ia juga tidak pernah menonton televisi, untuk membuka Facebook juga jarang. Ia baru buka Facebook saat Jonru telah dipolisikan saat itu.

jelaspoker

Pada hari itu pihak penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap mantan karyawan Jonru yakni Irman. Pemeriksaan terhadap Irman dilakukan atas permintaan dari Jonru sebagai salah satu upaya dalam meringankan hukuman dari kasus yang tengah menjeratnya. Di dalam kasus yang sedang membelitnya karena kini Jonru dikenakan pasal berlapis. Pertama ia telah disangkakan dengan pasal 20 ayat 2 Juncto Pasal 45A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik.

Setelah itu Jonru juga dijerat dengan Pasal 4 hurud b angka 1 Jo Pasal 16 UU RI Nomor 40 tahun 2008 mengenai penghapusan diskriminasi ras serta etnis. Jonru pun ternyata juga disangkakan dengan Pasal 156 KUHP mengenai tindakan Penghinaan terhadap Suatu Golongan Tertentu. Menurut pihak kepolisian yang tengah mengusut kasus Jonru, nantinya Jonru juga dapat dikenakan hukuman secara kumulatif karena sudah melakukan perbuatan tersebut secara berulang-ulang dan bukan satu kali saja.

BANDAR DOMINO ONLINE | POKER ONLINE | BANDAR ADUQ ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *