Jokowi Sebut Perempuan Adalah Kunci Perdamaian

Jokowi Sebut Perempuan Adalah Kunci Perdamaian

Jokowi Sebut Perempuan Adalah Kunci Perdamaian

Kabar47 –  Presiden Joko Widodo telah menyebutkan bahwa perempuan punya peran yang penting untuk menciptakan perdamaian. Karena perempuan berperan untuk pendidikan mengenai perdamaian sejak awal dalam keluarganya. Dan bisa saja seorang ibu-ibu yang menjadi kunci perdamaian dalam sebuah negara maupun di dunia.

Hal itu disampaikan langsung saat ia menghadiri perayaan Hari Perdamaian Internasional tahun 2017 di Pondok Pesantren Annuqayyah, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Di dalam acara itu juga dihadiri aktivis perempuan dari The Wahid Institute dan UN Women. Jokowi mengatakan bahwa perdamaian terjadi bukan karena adanya paksaan. Kedamaian ada datang apabila ditumbuhkan sedini mungkin. Dan peran perempuan sangat dibutuhkan agar hasilnya juga signifikan.

jelaspoker

Karakter dari senang damai harus ditumbuhkembangkan sejak awal mulai dari lingkup keluarga serta perempuan yang mengisi adalah ibu-ibu. Ia menegaskan bahwa pentingnya perdamaian juga tidak bisa lepas dari keberagaman yang ada di Indonesia yang rentan memicu gesekan. Presiden Jokowi juga mengingatkan bahwa saat ini Indonesia merupakan sebuah negara besar dengan 519 kabupaten/kota, 34 provinsi, 1.100 bahasa, 714 suku, serta ragam budaya.

Lain halnya dengan Singapura yang hanya punya empat suku. Afghanistan yang mulanya hanya memiliki tujuh suku pun kini dapat berkembang menjadi 40 kelompok yang terus berselisih. Indonesia sendiri ada 714 suku serta keragaman lainnya, Presiden Afghanistan terus mengingatkan agar kita dapat berhati-hati dengan apa yang sedang terjadi Indonesia.

Walaupun demikian, keberagaman di Indonesia yang sampai saat ini masih bersanding pada kedamaian ternyata menarik perhatian kemudian dijadikan contoh bagi negara lain seperti Afghanistan. Presiden Afghanistan nantinya juga akan mengirimkan sekitar 40 tim untuk dapat mempelajari mengenai perdamaian dalam keberagaman di Indonesia pada bulan depan. Ia berharap agar gotong royong sesama dapat dikembangkan serta menanamkan nilai perdamaian pada seluruh tanah air dan dunia.

Dalam kesempatan itu, Yenny Wahid selaku Direktur Eksekutif Wahid Institute juga mengatakan bahwa karakter seorang perempuan itu yang telah mendasari dari gelaran Hari Perdamaian Internasional di Madura. Berkarakter serta lebih gigih dalam bekerja, toleran, kemudian gotong-royong maka dapat dibentuklah Komunitas Perempuan Berdaya.

Kedepannya ia berharap perempuan akan lebih digiatkan dalam upaya untuk mendapatkan pembelajaran mengenai Pancasila agar nantinya dapat menciptakan penerus bangsa yang mencintai kedamaian dalam keberagaman Indonesia.

BANDARQ ONLINE | BANDAR POKER | JUDI POKER

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *