Kepala Sekolah Di Jembrana Lecehkan 3 Orang Siswinya

Kepala Sekolah Di Jembrana Lecehkan 3 Orang Siswinya

Kepala Sekolah Di Jembrana Lecehkan 3 Orang Siswinya

Kabar47 –  Seorang Kepala sekolah yang ada di SDN 2 Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana di Bali saat ini diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak didiknya kini telah dipolisikan. Kepala sekolah yang berinisial IBP ini berhasil dipolisikan setelah sebelumnya para komite telah menggelar sidang di bale Banjar setempat pada Minggu kemarin dengan tuduhan telah melakukan pelecehan seksual kepada tiga orang siswinya.

Di dalam laporannya, pelecehan yang telah dialami oleh tiga orang siswi yang sedang duduk di bangku kelas VI tersebut sudah dilakukan pada areal belakang sekolah yang sedang dipimpinnya. Orang tua dari ketiga korban kemudian didampingi oleh tokoh desa setempat akhirnya melaporkan dugaan seksual dari oknum kepala sekolah di tempat para korban bersekolah dan hal itu dilakukan pada areal sekolahnya.

jelaspoker

Dari ketiga siswi yang mengaku mendapatkan pelecehan seksual itu masing-masing adalah Kadek AW, Putu AMF, Ni Ketut DSL, dan ketiganya berasal dari desa tempat sekolah itu. Kejadian yang telah mencoreng citra dari dunia pendidikan itu berhasil terungkap setelah seorang korban memberitahukan kejadian tersebut kepada orangtuanya.

Awalnya korban mengaku telah dilecehkan saat ada jadwal piket pagi. Sementara keterangan orangtua yang telah melapor ke Polres Jembrana, mereka mengaku bahwa tidak terima dengan perlakuan oknum kepsek tersebut dan akhirnya melapor ke Polres Jembrana. Dari tiga anak ini mengaku telah berulang kali dilecehkan. Mereka juga mengatakan bahwa mendapatkan ancaman tidak dapat diluluskan apabila mengadu kepada orang lain.

Dari aksi ini dilakukan tidak bersamaan tapi secara bergiliran. Saat piket pada pagi hari untuk membersihkan ruang kepala sekolah aksi itu dilakukan. Saat melaporkannya ke polisi, ketiga ayah korban juga didampingi oleh Kelian Dinas yakni Made Alit Wiryawan dan juga Kelian Adat serta Made Suama dan juga Ketua Komite SD yang bersangkutan yakni Gusti Putu Muliyadi.

Sempat dilakukan rapat Banjar sebelum dilaporkan ke ranah hukum yang juga dihadiri oleh para komite sekolah. Selain sudah dilakukan rapat Banjar juga rencana nantinya akan digelar rapat di SD tersebut. Sementara itu AKP Yusak A Sooai selaku Kasat Reskrim Polres Jembrana sendiri sudah membenarkan adanya laporan itu dan kini sedang proses pendalaman dan akan dilakukan penyidikan selanjutnya.

AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *