Kuasa Hukum Bantah Setnov Diberi Jam Mewah Oleh Johannes Marliem

Kuasa Hukum Bantah Setnov Diberi Jam Mewah Oleh Johannes Marliem

Kuasa Hukum Bantah Setnov Diberi Jam Mewah Oleh Johannes Marliem

Kabar47 –  Fredrich Yunadi merupakan kuasa hukum dari Setya Novanto telah membantah bahwa Novanto pernah diberikan sebuah arloji mewah bermerk Richard Mille oleh Johannes Marliem selaku Direktur Biomorf Lone LLC. Ia menegaskan bahwa kliennya tidak mengenal apalagi sampai bertemu dengan Marliem. Fredrich menganggap bahwa ada sebuah kejanggalan atas pengakuan dari Jonathan Holden, agen khusus FBI mengenai kesaksian dari Marliem.

Dalam kesempatan itu ia mengatakan bahwa arloji Richard Mille merupakan barang sangat langka dan tidak mudah didapatkan, pembeli harus mengantri satu tahun sebelumnya untuk membelinya. Fredrich saat dijumpai di kantornya, Gandaria, Jakarta menegaskan bahwa siapa saja boleh datang ke Richard Mille (RM) Indonesia yang ada di Plaza Indonesia, meskipun kita memiliki uang 3 milyar pun tetap harus mengantri untuk dapat membelinya.

jelaspoker

Ia menyatakan bahwa Novanto sendiri punya jam tangan Richard Mille seri 01101 Rose Gold Titanium yang ia beli pada tahun 2008. Ia menyatakan bahwa tiap arloji Richard Mille punya sertifikat pembelian dimana berisi nomor mesin dan rangka. Bahkan ia juga telah meminta FBI agar dapat menunjukan sertifikat pembelian jam tangan Richard Mille atas nama Novanto.

Sebelumnya Agus Rahardjo selaku Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut bahwa ada tiga jam tangan yang sempat dibeli oleh Johannes Marliem, yang selama ini dianggap sebagai satu-satunya saksi kunci dalam kasus korupsi e-KTP. Berdasarkan keterangan dari agen khusus FBI Jonathan Holden, Marliem pernah membeli sebuah jam tangan mewah untuk “Ketua Parlemen Indonesia” yang kini dalam penyidikan kasus korupsi pengadaan e-KTP.

Pemberian sebuah jam tangan mewah tersebut diduga diberikan kepada Ketua DPR Setya Novanto. Jam tangan itu jumlahnya ada tiga buah. Dua buah milik Johannes Marliem, dan satunya lagi diberikan kepada orang lain dan kini sedang diteliti. Bukti-bukti itu berhasil didapat atas kerja sama KPK dengan Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI).

Adanya kerja sama serta koordinasi yang telah dilakukan bersama FBI, apalagi yang sudah melibatkan Direktur Biomorf Lone LLC Johannes Marliem. Ia disebut sebagai salah satu saksi kunci atas kasus dugaan korupsi e-KTP. Berdasarkan hasil keterangan dari agen khusus FBI Jonathan Holden seperti dikutip dari Startribune.com, Marliem diduga pernah membeli sebuah jam tangan mewah senilai 135.000 dollar AS dari sebuah butik di Beverly Hills.

AGEN CAPSA ONLINE | ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *