Panglima TNI Tutup Mulut soal Dokumen Peristiwa 1965

Panglima TNI Tutup Mulut soal Dokumen Peristiwa 1965

Panglima TNI Tutup Mulut soal Dokumen Peristiwa 1965

Kabar47 – Gatot Nurmantyo selaku Panglima TNI Jenderal tidak mau berkomentar mengenai dokumen peristiwa tahun 1965 saat terjadi pemberontakan PKI dan mengatakan adanya keterlibatan TNI, apalagi Angkatan Darat. Dokumen itu adalah sebuah kabel diplomatik dari Amerika Serikat dan berasal dari National Security Archive (NSA) dengan National Declassification Center (NDC) serta dari lembaga negara National Archives and Records Administration (NARA).

Gatot saat dijumpai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta mengatakan bahwa pihaknya akan membaca dulu. Ia yang belum membaca sehingga dirinya tidak dapat berkomentar namun ia mengatakan bahwa semua negara punya kebijakan dalam mendeklasifikasi semua dokumen rahasia dengan jangka waktu yang tertentu. Aturan tiap negara juga berbeda dimana terdapat dokumen yang bersifat rahasia dan tidak dikeluarkan.

jelaspoker

Beberapa dokumen dari diplomatik Amerika mengenai tragedi tahun 1965 dibuka kembali oleh tiga lembaga Amerika. Dokumen tersebut menguak beberapa surat dari dan menuju Amerika Serikat mengenai pembunuhan massal tahun 1965. Dokumen tersebut merupakan 39 dokumen dengan tebal 30.000 halaman dan merupakan sebuah catatan dari Kedutaan Besar Amerika kepada Indonesia mulai tahun1964 sampai 1968. Isinya mengenai seputar ketegangan dari militer dengan PKI, termasuk juga pembantaian massal.

Semua data maupun fakta tersebut dinilai akan menguak beberapa tabir yang hingga kini masih tertutup rapat pada sejarah Indonesia. Tentara Nasional Indonesia selama ini mengelak dalam membicarakan maupun mengkaji ulang mengenai sejarah kelam tragedi tahun1965. Fakta yang didapatkan dari dokumen diplomatik Amerika pun membantah bahwa narasi tunggal dimana korban pembantaian dalam tragedi 1965 merupakan komunis dan mereka yang terkait dengan pembunuhan para jenderal serta adanya upaya mengambil alih kekuasaan pada 30 September 1965.

Di kabel diplomatik Kedutaan AS kepada Indonesia untuk Kementerian Luar Negeri AS yang berlokasi di Washington tanggal 12 Oktober 1965 mengatakan bahwa, “Tentara Angkatan Darat negara Indonesia sudah mempertimbangkan untuk menjatuhkan Soekarno serta mendekati sejumlah kedutaan negara-negara Barat kemudian memberi tahu mengenai kemungkinan tersebut. “

Dikatakan pula bahwa Angkatan Darat berharap adanya bantuan ekonomi seperti makanan dan lainnya oleh negara-negara Barat. Hal tersebut karena perkembangan tanggal 10 Oktober 1965 yang menyatakan bahwa Soekarno sudah menerima pimpinan Angkatan Darat di Istana yang memberikan laporan mengenai keterlibatan PKI pada kejadian 30 September.

BANDAR DOMINO ONLINE | BANDAR POKER ONLINE | BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *