Polda Metro Jaya Menyita 20,4 Kilogram Sabu Siap Edar

Polda Metro Jaya Menyita 20,4 Kilogram Sabu Siap Edar

Polda Metro Jaya Menyita 20,4 Kilogram Sabu Siap Edar

Kabar47 –  Belakangan ini pihak dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya telah meringkus lima orang tersangka yang berusaha untuk menyelundupkan sabu seberat 20,4 kilogram. Total keseluruhan dari sabu tersebut diperkirakan dapat mencapai Rp20 miliar. Dari kelima tersangka tersebut ditangkap secara bertahap. Operasi penangkapan dimulai dari penangkapan kepada Safrizal alias Rizal pada kawasan Koja, Jakarta Utara, dengan barang bukti yakni sabu seberat 3 kilogram.

Akhirnya penelusuran pun dilanjutkan sampai kawasan Pangandaran, Jakarta Barat, hingga memperoleh semua sabu. Kombes Pol Suwondo Nainggolan yang merupakan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya pada rabu kemarin mengatakan bahwa tim khusus yang dipimpin oleh AKBP Doni mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar bahwa ada transaksi narkoba kemudian dilakukan aksi penangkapan dan penggeledahan kepada tersangka RZ dengan barang bukti 3 kilogram.

jelaspoker

Hari Rabu itu, polisi ternyata turut menangkap tiga orang tersangka lainnya yakni Muzakkir, Razali dan Mulyadi yang juga berlokasi di kawasan Koja. Saat itu polisi tidak menemukan sabu lainnya. Namun pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada barang haram lain serupa di kawasan Pangandaran. Sementara di Pangandaran akhirnya polisi menangkap tersangka lainnya yakni Jajang.

Dari penangkapan tersebut juga didapatkan barang bukti yakni sabu seberat 17,4 kilogram yang sebagian telah siap untuk diedarkan dalam paket kecil dengan tiga ukuran yang berbeda. Kemudian sebagian lainnya masih dalam sebuah paket besar yang ada dalam sebuah bungkusan teh cina merek guanyinwang, dan total sabu yang berhasil diungkap mencapai 20,4 kilogram.

Bukan cuma sabu, polisi juga sempat mendapatkan barang bukti lainnya yakni sepuluh telepon genggam, beberapa buku rekening serta kartu ATM, dan juga sebuah unit mobil Honda CR-V. Polisi juga meyakini bahwa sabu yang berasal dari Aceh ini belum berhasil untuk didistribusikan ke masyarakat.

Suwondo mengatakan bahwa modus yang dipakai oleh para pelaku yakni menyamar sebagai pedagang toko obat. Ia juga menduga bahwa operasi jahat ini telah tergabung ke dalam sebuah sindikat. Hal tersebut mengingat bahwa jumlah sabu yang pihaknya sita berjumlah besar. Ia menegaskan bahwa untuk mendatangkan barang haram tersebut untuk masuk ke wilayah ini adalah sebuah kegiatan yang perlu dilakukan sindikasi.

Menurutnya para sindikat tersebut mungkin digerakkan dari luar negeri. Tetapi ia tidak menyebutkan negara mana yang ia curigai. Dari pengalaman serta referensinya, ini berasal dari luar Indonesia. Namun pihaknya belum dapat mengatakan itu karena belum ditemukan temuan fakta yang membenarkannya.

BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE | ADUQ ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *