Romo Magnis Dilaporkan Eggi Sudjana Ke Bareskrim

Romo Magnis Dilaporkan Eggi Sudjana Ke Bareskrim

Romo Magnis Dilaporkan Eggi Sudjana Ke Bareskrim

Kabar47 –  Sosok pengacara bernama Eggi Sudjana saat ini telah melaporkan balik orang-orang yang sebelumnya telah melaporkannya ke pihak kepolisian. Dari delapan orang ia laporkan, termasuk pula seorang budayawan bernama Franz Magnis Suseno atau sering dipanggil dengan sebutan Romo Magnis. Saat itu Eggi diwakili oleh sang kuasa hukum yakni Arvid Saktyo, segera melapor ke Bareskrim Polri, Selasa kemarin. Laporan Eggi saat ini pun sudah diterima dengan nomor laporan LP/103/X/2017/Bareskrim pada tanggal 10 Oktober 2017.

Sang pengacara yakni Arvid Saktyo telah menyatakan bahwa laporan kepada pihak kepolisian dibuat karena Eggi merasa sudah dilecehkan nama baiknya. Ia juga menyebut bahwa para pelapor telah gagal paham mengenai perkataan dirinya saat berada di Mahkamah Konstitusi yang sebelumnya sudah dijadikan barang bukti oleh para pelapor itu.

jelaspoker

Untuk para pelapor yang telah melaporkan Eggi ke pihak kepolisian tersebut adalah Effendi Suresh Kumar, Romo Magnis, Norman Sophan, Hutaen, Pariadi, Suresh Kumar, Yohannes L Tobing, Hengky Suryawan.

Arvid Saktyo sendiri saat dijumpai di Bareskrim Polri tepatnya di kompleks Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta menegaskan bahwa tidak benar faktanya seperti yang dilaporkan sebelumnya. Bukan hanya itu, menurutnya tidak benar juga posisi dalam hukumnya karena orang yang sedang melakukan pembelaan terhadap hak asasi serta konstitusionalnya kenapa bisa dilaporkan, ia mengatakan bahwa Eggi merasa dirugikan.

Namun ternyata berbeda dengan terlapor yang lainnya, dimana Romo Magnis sendiri menurut Arvid telah dilaporkan karena adanya pernyataanya yang sudah menyebut bahwa Eggi Sudjana adalah orang bodoh pada salah satu media. Oleh karena itu pihaknya juga akan meminta agar Romo dapat turut diperiksa oleh penyidik kepolisian. Arvid turut mengatakan bahwa para pelapor itu sudah salah kaprah dengan melaporkan Eggi dengan tuduhan sudah melakukan penistaan agama.

Menurutnya saat melontarkan beberapa kalimat yang dianggap telah menistakan agama tersebut, posisi Eggi yakni sebagai pemohon di dalam judicial review pada perppu Ormas. Arvid tengah melaporkan para pemimpin dari ormas itu dengan sangkaan sudah melanggar tindak pidana yakni pencemaraan nama baik dengan Pasal 30 dan 311 KUHP Juncto Pasal 28 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik.

BANDAR POKER ONLINE | BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *