Warga Lintas Agama Myanmar Menyerukan Perdamaian

Warga Lintas Agama Myanmar Menyerukan Perdamaian

Warga Lintas Agama Myanmar Menyerukan Perdamaian

Kabar47 –  Beribu warga yang terdiri dari masyarakat lintas agama telah memenuhi stadion sepak bola yang berada di Yangon, Myanmar, pada Selasa kemarin kemudian menggelar aksi doa bersama sebagai sebuah bentuk atas persatuan bangsa yang belakangan ini diliputi oleh konflik komunal dari masyarakat mayoritas Buddha dengan kaum minoritas, terutama pada Muslim Rohingya.

Mulai dari para Biksu Buddha, para biarawati, para umat Kristiani, dan umat Muslim, sampai umat Hindu juga ikut serta pada acara yang ditujukan agar memohon adanya perdamaian di negara Myanmar, apalagi pada negara bagian Rakhine yang belakangan ini menjadi pusat dalam krisis kemanusiaan.

Para peserta yang mencapai 30 ribu orang juga terlihat membawa potret dari pemimpin de facto Myanmar yakni Aung San Suu Kyi, yang sampai saat ini terus mendapatkan kecaman dari berbagai dunia karena ia dianggap telah gagal dalam menghentikan kekerasan serta melindungi warga negaranya sendiri.Kekecewaan pun semakin memuncak apalagi peraih Nobel tersebut menjadi wajah dari demokrasi serta perdamaian bagi negara yang di Asia Tenggara itu.

jelaspoker

Win Maung yang merupakan salah satu anggota dari parlemen regional pada partai berkuasa, Liga Demokrasi Nasional (NLD) menyatakan bahwa ini merupakan upacara yang akan memperlihatkan kepada dunia bahwa seluruh warga yang datang dari berbagai penganut agama saling bersahabat serta saling mencintai. Acara solidaritas tersebut pun digelar setelah Rakhine yang sudah kembali bergejolak menyusul adanya bentrokan antara kelompok bersenjata serta militer dari Myanmar dalam wilayah itu pada akhir Agustus yang lalu.

Dari insiden yang sedikitnya sudah menewaskan lebih dari 1.000 orang itu juga memaksa ratusan ribu warga yang lainnya mengungsi ke luar Myanmar. Rohingya sudah lama menjadi target ddari diskriminsi serta penindasan di Myanmar saat etnis minoritas itu tidak lagi dianggap sebagai salah satu dari suku resmi di dalam hukum kewarganegaran tahun 1983.

Adanya aksi diskriminatif secara sistematis kepada Muslim Rohingya dinilai telah memperdalam sentimen negatif warga mayoritas terhadap etnis itu sendiri. Apalagi sebagian besar dari warga Myanmar menganggap bahwa Rohingya sebagai Bengali ataupun imigiran gelap dari Bangladesh yang berniat akan mengklaim tanah umat Buddha di Myanmar.

AGEN CAPSA ONLINE | ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *