Anies Dan Sandi Diminta Fokus Benahi Angkutan Umum

Anies Dan Sandi Diminta Fokus Benahi Angkutan Umum

Anies Dan Sandi Diminta Fokus Benahi Angkutan Umum

Kabar47 –  Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta bersama Sandiaga Uno selaku wakilnya diharapkan agar dapat berkonsentrasi untuk memperbaiki seluruh sarana angkutan umum massal. Hal tersebut diharapkan supaya sepeda motor maupun ojek tidak lagi diandalkan untuk transportasi maupun mengurangi kemacetan. Djoko Setijowarno selaku pakar transportasi oleh Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyatakan bahwa kepadatan kendaraan pada Jalan Jenderal Sudirman hingga jalan M.H. Thamrin dimana tergantung dari tarif electronic road pricing maupun ERP. Ia mengatakan bila tarif ERP motor cukup rendah dibandingkan mobil maka Jakarta akan semakin macet.

Djoko menegaskan bila tarif ERP bagi pengguna sepeda motor lebih mahal dibandingkan mobil, maka nantinya pengguna roda dua akan berpikir ulang sebelum dapat berkendara. Namun biaya seperti tersebut mustahil agar diterapkan. Ia juga menyarankan adanya kebijakan mengenai ERP sepantutnya dapat dipercepat dalam penerapannya, sama halnya dengan aturan ganjil genap yang sepantasnya sudah dapat diperluas.

jelaspoker

Minggu lalu, Anies dan Sandi berniat untuk dapat mencabut terhadap larangan untuk pelintasan bagi sepeda motor pada Jalan Sudirman hingga Thamrin. Larangan itu terdapat pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 141 Tahun 2015 untuk pengganti Peraturan Gubernur Nomor 195 Tahun 2014 mengenai dilarangnya perlintasan bagi sepeda motor dalam jalan protokol. Pergub tersebut dikeluarkan oleh gubernur sebelumnya yakni Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Anies dan Sandi menjelaskan dimana pelarangan itu dinilai diskriminatif yang sudah membatasi para pengguna jalan yang berkendaraan dengan sepeda motor. Mereka juga mengedepankan prinsip yang berkeadilan untuk rencana mencabut pergub tersebut. Sabtu kemarin Sandi juga mengatakan segrra menerapkan congestion tax yakni pajak kemacetan agar dapat mengatasi kesemrawutan lalu lintas pada sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga M.H. Thamrin.

Dari data oleh Rencana Induk Transportasi Jabodetabek, jumlah perjalanan masyarakat di Jabodetabek pada tahun 2015 yakni 47,5 juta perjalanan tiap harinya. Total keseluruhan dari kendaraan bermotor pada kawasan Jabodetabek sebesar 24.897.391 unit dimana proporsi 2 persen bagi angkutan umum, 23 persen bagi mobil pribadi serta 75 persen bagi sepeda motor.

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *