Pesan Jokowi Dan JK Agar Kasus Pimpinan KPK Dihentikan

Pesan Jokowi Dan JK Agar Kasus Pimpinan KPK Dihentikan

Pesan Jokowi Dan JK Agar Kasus Pimpinan KPK Dihentikan

Kabar47 –  Pihak penyidik kepolisian sebelumnya sudah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Agus Rahardjo serta Saut Situmorang yang merupakan dua orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Awal mula kasus itu dilaporkan oleh Sandi Kurniawan yang merupakan salah satu kuasa hukum dari Setya Novanto selaku Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI.

Sandi melaporkan keduanya karena sudah mengeluarkan surat pencegahan ke luar negeri kepada Setnov kepada kepada pihak Imigrasi tanggal 2 Oktober lalu. Agus serta Saut dianggap telah menyalahgunakan semua wewenang dimana atas terbitnya surat itu. Surat tersebut dikeluarkan saat Cepi Iskandar selaku hakim tunggal sidang praperadilan menyatakan tidak sah atas status tersangka Novanto.

jelaspoker

Presiden Joko Widodo sendiri menyatakan jika dalam proses penyelidikan kasus itu bisa dilakukan dengan seobyektif mungkin. Jokowi sendiri juga meminta kasus dapat dihentikan bila tidak terdapay barang bukti yang kuat. Jangan sampai penegakkan hukum di Indonesia nantinya akan memicu kegaduhan. Jokowi juga memastikan dimana hubungan dari pihak KPK dan pihak Polri akan baik-baik saja.

Sementara itu Wapres JK mempersilakan untuk dilakukannya proses hukum tersebut. Tetapi jika nantinya tidak terdapat bukti maka ia meminta agar kasus segera dihentikan. Hingga ini status dari Agus dan Saut sebagai terlapor. Kemudian ia pun menjamin seluruh lembaga hukum untuk dapat mengikuti seluruh arahan presiden. Presiden yang merupakan panglima tertinggi dapat memberikan perintah untuk seluruh bawahannya.

Di sisi lain Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pada seluruh anak buahnya agar selalu berhati-hati untuk mengusut kasus itu. Ia berharap pihak penyidik mencari keterangan melalui sejumlah ahli supaya kasus bisa ditangani dengan obyektif. Sementara Saut menyatakan jika pernyataan Presiden merupakan nawacita yang telah tercantum mengenai pemberantasan korupsi. Saut pun menuturkan bahwa negara hadir untuk adanya tindakan antikorupsi.

Tetapi Saut juga membiarkan bila lembaganya selalu dikritik karena pihaknya bisa saja salah, pihaknya juga memiliki kelemahan, dan juga memiliki kekurangan. Karenanya tempat hukum yang tepat adalah di pengadilan, di hukum juga.

BANDAR POKER ONLINE | BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *