Gerindra Prediksi Nasib Jokowi Akan Seperti Ahok

Gerindra Prediksi Nasib Jokowi Akan Seperti Ahok

Gerindra Prediksi Nasib Jokowi Akan Seperti Ahok

Kabar47 –  Lembaga Survei Indo Barometer mengeluarkan hasil survei terhadap calon presiden paling kuat menjelang Pilpres tahun 2019. Pada survei kali ini, Posisi Presiden Joko Widodo unggul kembali dengan persentase 34,9 persen di atas Prabowo Subianto dimana mendapatkan persentase 12,1 persen suara.

Pada posisi yang kedua ditempati oleh Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra sebesar 12,1 persen. Lalu diikuti oleh Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta sebesar 3,6 persen, kemudian Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selaku mantan Gubernur DKI Jakarta sebesar 3,3 persen.

jelaspoker

Sementara pada posisi selanjutnya diisi oleh Jenderal Gatot Nurmantyo selaku Panglima TNI sebesar 3,2 persen, Ridwan Kamil selaku Wali Kota Bandung sebesar 2,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 2,5 persen, Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP sebesar 2 persen, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebesar 1,8 persen, Sohibul Iman selaku Presiden PKS sebesar 1,5 persen.

Qodari menuturkan bahwa banyak masyarakat yang berharap Jokowi kembali maju sebagai presiden. Hal tersebut tampak dari hasil survei sekitar 61,8 persen masyarakat berharap supaya Jokowi kembalu maju sebagai presiden serta sebesar 23,6 persen tidak berharap Jokowi kembali sebagai orang nomor satu di Indonesia.

Karenanya, Supratman Andi Agtas selaku Ketua DPP Partai Gerindra, menyatakan hasil survei itu sebagai tanda jika ada masyarakat Indonesia yang berharap adanya Presiden yang baru. Karena cuma 61,7 persen masyarakat yang berharap Jokowi kembali sebagai Presiden dan terdapat peluang bagi sejumlah pemimpin baru.

Ia melihat bahwa untuk Pilpres tahun 2019 kedepan nantinya akan mendapatkan hasil yang sama saat digelarnya Pilkada DKI tahun 2017. Saat itu tingkat kepuasan masyarakat sangat tinggi atas kinerja dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Djarot Syaiful Hidayat, tetapi nyatanya masyarakat tidak memilihnya.

Pada kesempatan itu ia mengungkapkan sejumlah hal yang menjadikan elektabilitas Jokowi tidak menang telak. Mulai dari masalah Perppu Ormas sampai pencapaian ekonomi. Padahal Indo Barometer tanggal 24 September 2016 merilis pasangan inkumben pada pilkada DKI 2017 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat unggul dibandingkan dengan dua pasangan calon lainnya. Karena itulah ia beranggapan bahwa nantinya nasib Jokowi akan sama dengan Ahok. Yakni akan kalah saat dilakukannya pesta demokrasi.

BANDAR POKER ONLINE | BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *