Perang Jalanan Dan Terbelahnya Pemberontak Di Yaman

Perang Jalanan Dan Terbelahnya Pemberontak Di Yaman

Perang Jalanan Dan Terbelahnya Pemberontak Di Yaman

Kabar47 –  Pemberontak dari kelompok Huthi serta bekas aliansinya terlibat baku tembak pada sejumlah jalanan di Sanaa, Ibu Kota Yaman, Minggu kemarin. Mulai dari pertokoan, sekolah, sampai aktivitas masyarakat mau tak mau harus dihentikan.

Baku tembak tersebut sebagai pertanda jika sudah pecahnya kubu dari pemberontak. Dimana sebelumnya Huthi bergandengan kepada bekas presiden Ali Abdullah Saleh, saat ini justru Saleh bergabung kepada pasukan koalisi. Kantor politik dari Huthi mengatakan jika Saleh tengah melakukan kudeta atas aliansi dimana selama ini tidak pernah dipercayainya. Dalam mengantisipasi serangan Huthi, pasukan yang loyal untuk Saleh lalu segera diterjunkan ke jalanan.

jelaspoker

Menurut pihak pejabat keamanan karena baku tembak mereka, sudah menyebabkan setidaknya 60 orang tewas pada sekitar ibu kota maupun bandara internasional. Pasukan Saleh berniat mengambil alih kawasan Al-Jarraf, untuk pasukan Huthi bertahan diri menggunakan sejumlah kendaraan tempur serta beberapa senjata mesin.

Warga di sekitar Sanna harus melindungi dirinya yakni dengan bertahan di dalam rumah supaya tidak terkena peluru nyasar oleh penembak jitu maupun ledakan bom. Kementerian Pendidikan sendiri sudah menghentikan aktivitas belajar mengajar mulai hari Minggu, dimana adalah hari pertama sekolah. Saksi mata mengungkapkan beberapa mayat korban pertempuran kini dibiarkan hanya tergeletak di jalanan.

Iyad al-Othmani, menuturkan bahwa ia tidak dapat meninggalkan rumahnya sampai 3 hari atas adanya pertempuran tersebut. Sementara Mohammed Abdullah yang merupakan seorang pegawai swasta, menyatakan jalanan sekitar rumahnya diblokir dari kaum milisi dan ia memilih tidak keluar rumah sebab tidak mau menghadapi pemeriksaan oleh kubu mana saja.

Kini Sanaa layaknya kota hantu, terdapat perang jalanan dan banyak orang terkurung dalam rumah mereka,” ucap salah satu aktivis pada International Organisation for Migration di Sanaa. Saleh maupun Huthi telah tiga tahun bergabung dalam memaksa pemerintahan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi untuk dapat keluar melalui Sanna. Namun kini kondisi perang di Yaman berubah usai pecah kongsinya dari kaum pemberontak tersebut.

Saleh sendiri sudah memerintah di Yaman selaku Presiden yakni 33 tahun, usai disatukannya Yaman Utara dengan Selatan tahun 1990. Terkenal sebagai sekutu dari Arab Saudi, Saleh sempat menggelar enam peperangan melawan Huthi, kaum Syiah Zaidi dari utara Yaman. Saleh mundur tahun 2012 dan menyerahkan kekuasaan untuk Hadi, yang saat ini hidup di pengasingan Arab Saudi.

Tahun 2014, Saleh memberitakan bergabungnya ke Huthi, mereka mengambil alih Sanaa lalu akan membentuk pemerintahan pararel, dan untuk pemerintahan Hadi akan mengungsi ke Aden. Hadi lalu diberikan dukungan koalisi dimana dipimpin Arab Saudi dan ekskalasi pertempuran semakin meningkat. Telah lebih dari 8.750 orang tewas dan krisis kemanusiaan yang melanda Yaman.

AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *