Trump Berencana Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Trump Berencana Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Trump Berencana Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Kabar47 –  Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat dikatakan segera untuk mengumumkan pengakuan Amerika atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel paling cepat hari Selasa depan. Hal tersebut diungkapkan sejumlah sumber pejabat Pemerintah Amerika yang mengetahuinya dengan langsung dan juga para diplomat asing.

Sejumlah sumber itu mengatakan, trump dapat memperhalus pengumuman itu dengan menyatakan jika pengakuan ibu kota Israel tersebut cuma untuk Yerusalem Barat, bukan untuk Yerusalem Timur dimana akan segera diklaim oleh Palestina untuk dijadikan ibu kotanya.

jelaspoker

Pengumuman dari Trump itu karena masih tertundanya penandatanganan keputusan mengenai lokasi Kedutaan besar AS di tel Aviv, Israel, untuk enam bulan selanjutnya. Ia justru mengatakan jika administrasi kedutaan itu dapat berpindah ke Yerusalem suatu hari nanti.

Meskipun demikian, sejumlah sumber tersebut menekankan jika kepastian keputusan tersebut tengah menunggu keputusan akhir Trump. Hingga kini, belum ada keputusan akhir mengenai pengakuan itu. Sementara, Israel mengatakan Yerusalem sebagai ibu kota pemerintahannya. Tetapi tak ada kedutaan asing yang ada di sana. Masyarakat internasional terus menganggapnya sebagai masalah yang mesti diselesaikan sebagai bagian melalui sebuah kesepakatan damai yang semakin meluas. Israel sebelumnya berhasil merebut Yerusalem dari Yordania saat perang tahun 1967 silam.

Cara Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, ditambah adanya pertimbangan rencana untuk memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, dikatakan bisa mempersulit upaya Jared Kushner selaku menantu sekaligus penasihat Trump, dalam memulai kembali perundingan perdamaian dari Israel dengan Palestina.

Sejumlah pembantu senior Trump menuturkan bahwa rencana tersebut kemungkinan masih dapat berubah. Trump sudah menghadapi tenggat waktu Jumat di bawah peraturan tahun 1995 untuk mengeluarkan pembebasan dimana telah memungkinkan kedutaan masih berada di Tel Aviv. Hal tersebut sudah rutin dilakukan oleh seluruh Presiden Amerika mulai dari tahun 1999.

Ketika tengah menjadi seorang kandidat Presiden, Trump sempat berjanji akan memindahkan kedutaan AS menuju Yerusalem. Hal tersebut lalu menjadi perhatian sebagian pemilih melalui warga Yahudi dan Amerika serta dari Evangelis.

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *