Bagaimana Masa Depan Dua Korea Selepas Melakukan Dialog

Bagaimana Masa Depan Dua Korea Selepas Melakukan Dialog

Bagaimana Masa Depan Dua Korea Selepas Melakukan Dialog

Kabar47 –  Dalam pertama kalinya dari dua tahun lalu, Korea Utara dengan Korea Selatan membuka jalur komunikasi secara langsung pada perbatasan kedua negara. Kedua pihak pun telah sudah mengirimkan para delegasi menuju perbatasan dalam membahas keikutsertaan Pyongyang pada Oimpiade Musim Dingin bulan depan yang segera digelar di Korea Selatan.

Pertemuan tersebut terjadi usai Kim Jong-un selaku pemimpin Korea Utara awal tahun ini menyatakan jika tombol nuklir hanya berada di meja di kantornya. Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat merespons pernyataan tersebut dengan menyatakan jika tombol nuklirnya lebih besar serta lebih kuat. Walaupun pernyataan Kim tersebut bernada perseteruan, ia sempat mengatakan berharap para atlet Korut dapat turut bertanding pada Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan, bulan depan.

jelaspoker

Moon Jae-in selaku Presiden Korsel menyatakan tawaran dari Kim tersebut akan membuka kesempatan hubungan antara kedua negara untuk membangun perdamaian. Delegasi Korut sendiri akan dipimpin oleh Ri Son Gwon sebagai kepala Komite Penyatuan Perdamaian Tanah Air. Untuk Korsel akan dipimpin oleh Cho Myung Gyon selaku Menteri Penyatuan.

Dalam pertemuan tersebut akhirnya berhasil disepakati jika Korut akan mengirimkan atlet terbaiknya dalam mengikuti Olimpiade Musim Dingin. Dialog tersebut terjadi usai Washington dan Seoul memutuskan untuk menunda operasi latihan militer bersama yang terus dianggap Korut merupakan provokasi untuk perang. Walaupun upaya dialog dua Korea tersebut dianggap sebuah kemajuan tetapi masih ada kekhawatiran jika situasi dapat kembali seperti semula saat Olimpiade berakhir dan Korsel kemudian akan kembali latihan perang bersama dengan Amerika.

Do Jong-hwan selaku Menteri Olah raga Korsel minggu lalu menyatakan kepada kantor berita Yonhap bahwa negaranya dapat memanfaatkan Olimpiade dalam mengurangi ketegangan di Semenanjung Korea serta untuk memperbaiki hubungan kedua negara untuk mengembalikan perdamaian di semenanjung Korea.

Beberapa pengamat menyatakan jika pertemuan tersebut dapat membuka kesempatan dialog dari dua Korea dengan Amerika. Presiden Donald Trump minggu ini mengatakan pada awak media bahwa ia bersedia berkomunikasi dengan Kim. Walaupun Nikki Haley selaku Duta besar Amerika untuk PBB lalu mengatakan Gedung Putih tak akan mengubah pendiriannya pada Korut dan mengajukan sejumlah syarat dalam terjadinya dialog.

Selain masalah Olimpiade, kedua delegasi juga telah menempatkan diri masing-masing dalam membahas isu terkait dua Korea, ucap Daniel Pinkston selaku pakar hubungan internasional pada Universitas Troy. Seoul terlihat juga dapat mendorong penyelesaian isu keluarga yang terpisah karena perang atas kesepakatan yang semakin konkret.

BANDARQ ONLINE | BANDAR POKER | JUDI POKER

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *