Fahri Sebut Rakyat Perlu Menentang Jokowi Yang Mirip Orba

Fahri Sebut Rakyat Perlu Menentang Jokowi Yang Mirip Orba

Fahri Sebut Rakyat Perlu Menentang Jokowi Yang Mirip Orba

Kabar47 –  Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua DPR menyatakan jika Pemerintahan Joko Widodo telah mulai menunjukkan sikap represif seperti Orde Baru di masa lalu. Fahri mengatakan bahwa semenjak 20 tahun runtuhnya Orde Baru pada Mei 2018 bisa dimanfaatkan masyarakat dalam menentang kebijakan Jokowi yang dinilai cenderung represif.

Bukan hanya sekedar sebuah gejala namun memang sudah terjadi. Contohnya yang sudah gagal memberantas terorisme, membuat perppu ormas dan masih banyak yang lain. Fahri menuturkan jika kebebasan berpendapat dan berkumpul yang sudah tercapai pasca Orde Baru mesti dapat dipertahankan. Semua elemen masyarakat harus sadar jika untuk memperjuangkan kebebasan berpendapat yakni dengan meruntuhkan Orde Baru merupakan capaian yang luar biasa.

jelaspoker

Lantas masyarakat harus dapat menentang pemerintah Jokowi jika mengeluarkan kebijakan yang berusaha untuk memasung kebabasan berpendapat serta berkumpul. Fahri melihat, otoriterisme layaknya Orde Baru tidak boleh ada lagi di masa saat ini. Menurutnya sekecil apapun harus dilawan.

Pada kesempatan itu Fahri menambahkan, semua masyarakat harus merayakan 20 tahun runtuhnya Orde Baru dimana jatuh pada 21 Mei mendatang. Runtuhnya Orde Baru tahun 1998 silam tersebut ditandai dengan lengsernya Soeharto melalui kursi Presiden RI.

Fahri menyatakan dengan runtuhnya Orde Baru adalah sebuah kekalahan rezim otoritarianisme yang membelenggu Indonesia selama puluhan tahun lamanya. Dalam meruntuhkan Orde Baru, berarti sama dengan menghilangkan mental dari pejabat pemerintahan yang biasanya mempunyai kendali untuk menentukan kebenaran.

Diibaratkan bahwa para pejabat merupakan pemegang versi tunggal kebenaran dan hal itu yang harus dilawan. Menurut Fahri, runtuhnya Orde Baru adalah sebuah tonggak perubahan untuk sejarah Indonesia yang amat penting. Sejak kejatuhan Soeharto dan kroni, Indonesia sudah mulai fase awal reformasi. Momentum itu merupakan sebuah rujukan dalam mengukur apa yang sudah dibangun.

Lalu, untuk dapat mengukur perkembangan kualitas dari demokrasi yang memiliki kebebasan yang terpasung saat Orde Baru berkuasa. Adanya dasar asumsinya tersebut, Fahri mengatakan jika masyarakat Indonesia harus bisa memperingati dan merayakan runtuhnya Orde Baru yang semoat berkuasa kurang lebih 32 tahun.

Fahri menegaskan jika dengan merayakan runtuhnya Orde Baru pun dapat dijadikan sebagai sebuah media dari masyarakat dalam melawan lupa. Rezim otoriter di masa lalu tidak boleh sampai terulang kembali di masa kini.

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *