Kronologi Fredrich Yunadi Dicegah Keluar Negeri Oleh Imigrasi

Kronologi Fredrich Yunadi Dicegah Keluar Negeri Oleh Imigrasi

Kronologi Fredrich Yunadi Dicegah Keluar Negeri Oleh Imigrasi

Kabar47 –  Frederich Yunadi selaku Kuasa hukum Setya Novanto, menyayangkan langkah imigrasi Kementerian Hukum dan Ham, dimana telah melakukan pencegahan ke luar negeri dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mengatakan bahwa tidak diberikan pemberitahuan apapun oleh pihak imigrasi atas pencegahan terhadap dirinya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Saproyanto Refa yang merupakan ketua tim dewan pimpinan nasional Peradi dan juga sebagai kuasa hukum Frederich Yunadi. Saproyanto menuturkan saat pertengahan bulan Desember 2017, Frederich menyambangi bagian imigrasi dan bertanya apakah ada pencegahan terhadap dirinya.

jelaspoker

Ketika itu dikatakan tak ada pencegahan pada kuasa hukum yang sempat viral karena pernyataan bakpao pada bagian kepala Setya Novanto. Lalu pada tanggal 18 Desember, Fredrich menuju ke bandara untuk bertolak ke Kanada. Mulanya semua berjalan berjalan lancar mulai dari pengecekan paspor hingga keperluan keimigrasian.

Tetapi tiba-tiba petugas imigrasi yang memberikan stempel bagian paspor mendatangi Frederich yang tengah berjalan menuju pintu keberangkatan kemudian memberitahukan terdapat pengajuan cegah ke luar negeri oleh KPK. Paspornya pun langsung diambil petugas, Frederich seketika batal ke Kanada.

Atas kejadian tersebut membuat rekannya sesama advokat tersebut merasa telah dirugikan secara materiil contohnya hangusnya tiket penerbangan, ditambah pesanan kamar hotel yang harus batal padahal telah dipesan Frederich. Tetapi Saproyanto mengaku belum akan mengambil tindakan apapun tentang hal tersebut.

Sebelumnya diketahui KPK mengumumkan jika pihaknya sudah mengajukan permohonan cegah ke luar negeri pada empat orang. Permohonan diajukan untuk dapat melakukan proses penyelidikan adanya dugaan merintangi penyidikan pada Setya Novanto yang merupakan tersangka kasus korupsi mega proyek e-KTP ketika itu.

Empat orang tersebut yakni Frederich Yunadi selaku kuasa hukum Setya Novanto dimana pada akhirnya mundur, M Hilman Mattauch selaku mantan kotributor stasiun TV swasta dan juga pengemudi mobil ketika kecelakaan tunggal terjadi, beserta dua orang ajudan Setya Novanto yakni AKP Reza Pahlevi dengan Ahmad Rudyansyah.

Pencegahan tersebut dilakukan dengan didasarkan pada pasal 12 ayat 1 huruf b undang-undang KPK nomor 30 tahun 2002 yang isinya berbunyi “Memerintahkan untuk instansi terkait agar melarang seseorang bepergian ke luar negeri”.

BANDAR DOMINO ONLINE | BANDAR POKER ONLINE | BANDAR ADUQ ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *