Sri Mulyani Klaim Harga Minyak Naik Justru Untungkan APBN

Sri Mulyani Klaim Harga Minyak Naik Justru Untungkan APBN

Sri Mulyani Klaim Harga Minyak Naik Justru Untungkan APBN

Kabar47 –  Realisasi untuk harga minyak Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) kini telah mencapai level sekitar US$50 per barel atau cukup tinggi dibandingkan asumsi harga ICP pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 yang sebesar US$48 per barel.

Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan menyatakan, hal tersebut akan berdampak pada pos pengeluaran negara, terutama dalam subsidi Liquefied Petroleum Gas (LPG/elpiji) volume 3 kilogram (kg), Bahan Bakar Minyak (BBM), serta listrik. Ia tidak menampik jika subsidi tersebut tentu dapat bertambah dari pagu anggaran APBN tahun 2018 sebesar Rp94,5 triliun. Lantas nantinya total belanja pemerintah ditaksir juga akan ikut meningkat tahun ini.

jelaspoker

Saat ini terdapat dua asumsi yang telah mengalami deviasi yaitu harga ICP serta nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika, ini tentu dapat mempengaruhi subsidi tahun ini. Pihaknya berharap nantinya PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) dapat mulai meng-absorb perubahan tersebut.

Meskipun demikian, naiknya harga minyak tidak selamanya berbuah pahit. Harga minyak yang cukup meningkat dapat memberikan cukup banyak manfaat untuk APBN dibanding mudharatnya. Karena menurutnya, semua kenaikan ICP sebesar US$1 per barel dapat meningkatkan penerimaan negara sebesar Rp1,1 triliun. Lantas, bila nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika melemah Rp100, nantinya akan menambah pundi negara sebesar Rp2,1 triliun.

Harga tersebut pun sudah netto, artinya revenue akan dikurangi spending yang related terhadap ICP dan hasilnya adalah positif.

Sementara itu dua badan usaha yang mendapatkan penugasan penyaluran subsidi, yaitu PLN dan Pertamina akan ikut terpukul bila harga minyak naik. Karenanya, ia pun akan memantau laporan neraca Pertamina dan PLN dalam memastikan jika kenaikan harga minyak tersebut tidak akan berdampak pada keuangan masing-masing perusahaan.

Ia melihat bahwa neraca Pertamina sudah baik selama ini. Namun jika expand dan belanja modalnya banyak, tentu hal tersebut akan menambah tekanan. Jika berbicara current spending, laporan keuangan Pertamina terus managable dan APBN Indonesia akan untung jika ICP tinggi.

Diketahui bahwa realisasi subsidi energi di APBNP 2017 sebesar Rp97,6 triliun atau 8,7 persen cukup tinggi dibandingkan target APBNP senilai Rp89,9 triliun.

Dengan lebih rinci, pemerintah akan membayar subsidi BBM dan elpiji volume 3 kilogram (kg) senilai Rp47 triliun, yakni lebih besar dari target Rp44,5 triliun. Di sisi lain, penggelontoran subsidi listrik sebesar Rp50,6 triliun dari target semestinya sebesar Rp45,4 triliun.

AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *