Walikota Prancis Dikecam Karena Hapus Menu Halal Buat Siswa

Walikota Prancis Dikecam Karena Hapus Menu Halal Buat Siswa

Walikota Prancis Dikecam Karena Hapus Menu Halal Buat Siswa

Kabar47 –  Keputusan dari walikota di Prancis yang telah menghapus menu halal untuk seluruh siswa sekolah mendapat berbagai kontroversi. Julien Sanchez selaku Walikota Beaucaire, yang merupakan sebuah kota di selatan Avignon telah menghapus menu bebas daging babi saat tahun ajaran baru sejak 1 Januari kemarin.

Peraturan tersebut kemudian segra dikecam berbagai kalangan, salah satunya oleh Marlene Schiapa selaku Menteri Kesetaraan Prancis. Schiapa mengatakan bahwa larangan tersebut adalah sebuah contoh tipikal dari seorang yang sudah melabeli sekularisme untuk menjadi sebuah senjata politik anti-muslim maupun anti-Yahudi. Dihapusnya menu halal tersebut kemudian telah berdampak pada 150 dari 600 siswa sekolah tersebut.

jelaspoker

Sanchez sendiri yang berasal dari Partai Barisan Nasional cukup berhaluan kanan jauh, mengatakan jika kebijakannya merupakan anti-Republikan. Ia pun mengatakan jika menu halal merupakan salah satu provokasi sebab sudah memperkenalkan agama di sekolah. Karena merupakan sebuah negara sekuler, Prancis tak lagi mengajarkan agama di sekolah. Marine Le Pen selaku Ketua Barisan Nasional belakangan ini kalah saat pemilihan presiden Prancis dimana telah dimenangkan oleh Emmanuel Macron.

Walikota berusia 34 tahun yang dilantik sebagai walikota mulai tahun 2014 itu pun telah menjadikan Hari Senin sebagai hari untuk pihak sekolah agar dapat menyajikan daging babi sebagai menu. Ia mengatakan jika ia tidak takut terhadap siapa saja dan ia tidak memiliki keinginan dalam mengecualikan siapa saja. Ia hanya mengatakan, tidak ada masalah apapun dengan daging babi.

Menurutnya hanya ada permasalahan bagi kesehatan saja bila mengkonsumsi daging babi. Bila nanti suatu hari telah ditemukan teks yang mengatakan jika nabi melarang daging sapi, maka ia harus memberikan menu alternatif daging sapi. Lantas pertanyaannya dapat sampai sejauh mana.

Pada sebuah wawancara bersama Majalah Valeurs Actuelles, Sanchez mengatakan jika menu tanpa daging babi merupakan hal yang tidak normal.Alasannya cukup sederhana karena merupakan sebuah instrusi agama ke sekolah. Ia sendiri telah menolak mengganti daging babi dalam kantin. Daging babi saat ini telah jarang disajikan belakangan ini. Daging babi telah diproduksi di Prancis dan mesti mendukung pertanian Prancis.

Saat ini para orang tua siswa telah menggelar acara Piknik Republiken dalam memprotes adanya aturan baru walikota tersebut. Rencananya para orang tua baik muslim atau tidak, menolak untuk mengizinkan anak-anak ke kantin saat hari Senin, sebab itu hari di mana terdapat daging babi. Para orang tua pun akan makan bersama di alun-alun balaikota.

Beaucaire sendiri bukanlah komunitas pertama yang melarang adanya menu bebas daging babi. Tahun 2015, Walikota Chalon-sur-Saone Gilles Platret sempat melarang menu halal yang menjadi pengganti daging babi di kantin. Tetapi pengadilan administrasi kota yang jaraknya sekitar 167 kilometer sebelah utara Lyon tersebut telah memblokir kebijakan tersebut pada Agustus 2017.

AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *