Polda Metro Jaya Ungkap Pelaku Yang Jual-Beli Data Nasabah Bank

Polda Metro Jaya Ungkap Pelaku Yang Jual-Beli Data Nasabah Bank

Polda Metro Jaya Ungkap Pelaku Yang Jual-Beli Data Nasabah Bank

Kabar47 – Petugas Polda Metro Jaya sudah berhasil mengungkap praktik jual-beli data nasabah bank melalui situs “temanmarketing.com” untuk tindak kejahatan yang dijalankan meliputi perbankan. Tersangka NM memakai data nasabah untuk membajak kartu kredit korban,” Ucap Ajun Komisaris Besar Polisi I Gede Nyeneng Selaku Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya di Jakarta, Senin (16/4/2018).

jelaspoker

Menurut Nyeneng, data-data identitas pemegang kartu kredit itu juga dipakai tersangka untuk bisa memverifikasi pihak BCA. Kepada pihak bank, tersangka mengatakan seolah-olah pemilik kartu kredit tersebut, lalu meminta pihak bank untuk mentransfer uang limit pada kartu kredit ke rekening lain. Rekening lain yang disediakan tersangka juga dibuat memakai nama si pemilik kartu kredit dengan mengusut data-data palsu.

Selain tersangka menghubungi Halo BCA, dan nanti pihak bank akan mencari tahu data-data latar belakang pemilik kartu kredit seperti nama ibu, tanggal lahir dan sebagainya dan dijawab tersangka dengan sangat lengkap, sehingga Halo BCA yakin dan mengirimkan uang tersebut ke rekening pemilik yang ternyata semua palsu,” Ucap Nyeneng, kepada Kabar47.com, , Senin (16/4).

AKBP Edi Suhandono Selaku Kasubdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya juga menjelaskan, tersangka MA dan AS disinyalir sudah sangat lama menyusun aksi cyber crime yang diawali memperoleh data identitas pemegang kartu kredit yang dilakukan secara online.

Mereka membeli data yang mempunyai kartu kredit di website-website seperti website jual-beli data nasabah. Selanjutnya, mereka menghubungi pihak bank dan menanyakan sebagai pemegang kartu kredit dan meminta melakukan instant cash dari kartu kredit ke dalam rekeningnya. Untuk verifikasi, pihak bank kembali mencari tahu data-data si pemegang kartu kredit.

MA dan AS yang ketika memverifikasikan data-data yang dibeli tersangka di website lalu menelpon pihak bank guna mencocokkan data tersebut. Hingga bank kemudian menjalankan instan tunai ke rekening tersangka yang memakai data-data palsu pemegang kartu kredit.

Tersangka NM juga memperoleh kartu kredit baru selanjutnya bertransaksi tarik tunai dan melakukan belanja online bersama AN. Sindikat pembobolan nasabah kartu kredit bank itu mengatakan telah beraksi 20 kali dengan nilai transaksi yang totalnya sudah mencapai Rp500 juta.

JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Terpercaya”

JELASBOLA POSTING BANNER

Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *