Menperin Berpesan Produksi untuk Subtitusi Harus Didorong Naik

Menperin Berpesan Produksi untuk Subtitusi Harus Didorong Naik

Menperin Berpesan Produksi untuk Subtitusi Harus Didorong Naik

Kabar47 – Airlangga Hartarto selaku Menteri Perindustrian mengatakan, produksi barang subtitusi impor perlu didorong untuk mengurangi kebutuhan barang modal dan bahan baku yang akan menjadi penolong dan tidak dihasilkan di dalam negeri. Kalau bicara (industri) tekstil, katun itu impor. Subtitusinya tentu sangat rayon dan itu sedang dibangun. Industri seperti rayon ini yang kita harus mendukungnya,” Ucap Airlangga di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Pernyataan Airlangga itu menanggapi impor barang modal dan bahan baku/penolong yang sangta tinggi pada April 2018 menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS). Sebagai informasi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat sampai Juli 2015 Indonesia mempunyai 198 perusahaan galangan kapal. Sekitar 55 persennya berlokasi di Batam, Kepulauan Riau dan sementara sisanya berlokasi di pulau Jawa.

jelaspoker

Sementara itu, berdasarkan data Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) pada tahun 2014 lalu, Sutilisasi industri galangan kapal Indonesia hanya sekitar 600 ribu kapal setiap tahunnya. Padahal kapasitas produksi galangan kapal Indonesia bisa mencakup 1,2 juta kapal per tahun.

Melihat situasi yang ada seperti itu, masuk akal bagi kita semua apabila industri galangan kapal dalam negeri perlu didorong untuk mampu memenuhi semua permintaan domestik sehingga impor bisa berkurang. tentunya Jadi kita cari lah cara inovatif, cara kreatif, cara yang entrepreneurial untuk bisa segera merombak neraca perdagangan, memberikan kontribusi positif pada PDB maupun kepada inflasi,” Ungkapnya.

Jika semua hal tersebut dikonversikan, maka Indonesia hanya menghasilkan kapal sebesar 200 hingga 300 dead weight ton (DWT) dari kapasitas 900 ribu DWT, atau hanya bisa dikatakan menyuplai 0,3 persen dari total penyediaan kapal dunia Terkait struktur impor menurut pemakainan barang, peran golongan bahan baku 74,32% dari total impor April 2018, sementara barang modal 16,29% dan konsumsi sebesar 9,39%.

Apabila dibandingkan periode yang serupa pada tahun sebelumnya, selama Januari sampai April 2018 nilai impor barang konsumsi, bahan baku, dan barang modal melonjak naik masing-masing sebesar USD1,12 miliar (26,09%), USD8,03 miliar (21,86%), dan USD2,32 miliar (31,04%).

JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *