Golkar Sikapi Hasil Pilkada 2018 Menjadi Bahan Evaluasi Pemilu 2019

Golkar Sikapi Hasil Pilkada 2018 Menjadi Bahan Evaluasi Pemilu 2019

Golkar Sikapi Hasil Pilkada 2018 Menjadi Bahan Evaluasi Pemilu 2019

Kabar47 – Partai Golongan Karya (Golkar) akan menjalankan sejumlah evaluasi terhadap hasil pelaksanaan Pilkada serentak 2018 untuk menyambut digelarnya pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Meskipun Partai Golkar berhasil menang dalam 10 provinsi dari 17 provinsi yang menggelar Pilkada serentak pada tahun 2018. Tetapi tidak begitu dengan di wilayah Jawa Barat yang di mana pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi kalah jauh perolehan suaranya oleh Sudrajat-Syaikhu.

jelaspoker

Jadi, kami sudah berencana dan minggu depan ini, bukan hanya Jawa Barat saja evaluasi, kita melihat bagaimana apakah kita sudah bergerak secara maksimal, mana yang belum, maka kita pantau lagi,” Ucap Lodewijk selaku Sekretaris Jenderal Partai Golkar, di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (29/6/2018).

Lodewijk menegaskan, evaluasi tersebut untuk memetakan mana saja daerah yang sudah mempunyai suara yang bagus dan mana daerah yang harus mendapatkan treatment khusus. Tetapi memang sudah maksimal menghasilkan apa yang sangat diharapkan ini tentunya sangat kita perlukan. Mereka sangat berkepentingan dengan Pileg 2019 nanti pemetaan itu bagaimana kita mengevaluasi,” Jelas dia.

Karena itu secara umum Golkar sangat berbahagia karena strateginya di pilkada serentak ini berjalan dengan lancar,” jelas Lodewijk sambil menambahkan srategi yang dikatakannya adalah “menggerakkan mesin kader, penggunaan media sosial, dan membangun jejaring dengan para masyrakat, teman-teman lainnya, maupun kelas menengah dan tentunya yang profesional.

Setelah Partai Golkar akan mengambil hikmah karena pencapaian dinilai sangat baik, akan tetapi berhubung menargetkan sasaran kemenangan 60% namun baru tercapai 52% sejauh ini dengan menang di sembilan provinsi, yaitu lima kader murni Golkar dan empat lagi adalah calon dukungan.

Nusron Wahid selaku Namun Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Golkar, menilai kaget dengan perolehan di Riau, Suamatra Selatan, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan, yang menjadi basis Partai Golkar walau pilkada pada dasarnya mendukung kader dan bukan partai semata. Itu kan suara-suara yang melekat pada kader dan prestasi dari kandidat tersebut,” Terangnya.

Kalau itu yang dihitung maka siapa yang akan menang nantinya di daerah pemilihan dan memberikan endorsement pada salah satu kandidat capres dan cawapres, maka suaranya akan punya hal yang bagus, punya kontrisbusi. Namun belum ada surveinya,” Tutup Nusron Wahid.

Golkar Sikapi Hasil Pilkada 2018 Menjadi Bahan Evaluasi Pemilu 2019

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *