Ahok Tidak Mau Dirinya Bebas Bersyarat Bulan Depan

Ahok Tidak Mau Dirinya Bebas Bersyarat Bulan Depan

Ahok Tidak Mau Dirinya Bebas Bersyarat Bulan Depan

Kabar47 – Fifi Lety selaku Adik Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok,mengungkapkan, mantan suami Veronica Tan, menolak memperoleh bebas bersyarat pada akhir Agustus 2018 ini. Pasalnya mantan Gubernur DKI itu ingin, bebas secara murni tanpa adanya syarat.

Apa benar kalau pak Ahok itu bisa bebas bersyarat pada bulan Agustus? Jawabannya iya benar, tetapi beliau @basukibtp, putusan untuk tidak mau. Biar tunggu sampai bebas murni saja,” Terang Fifi sebagaimana dikutip Kabar47.com, dalam Instagram pribadinya, Rabu (11/7/2018).

jelaspoker

Namun, lanjut Fifi, untuk menghitung bebas murni kakaknya itu, dirinya masih akan menunggu sampai bulan Agustus. Karena hitungannya tergantung dapat remisi beberapa waktu nantinya. Saya juga nanti akan menyerahkan tahu lagi kepada kalian tentang perkembangan pak Ahok,” tuturnya.

Fifi mengatakan, kepada semua orang, agar tidak menghitung-hitung hukuman penjara Ahok yang merupakan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. “Saya pikir dari pada berandai-andai kita tunggu aja hitungan yang jelasnya pada bulan Agustus,” Jelasnya.

Bagaimana perjalanan kasus Ahok sejak ditetapkan sebagai tersangka sampai akhirnya menolak bebas bersyarat:

– 16 November 2016

Ahok ditetapkan sebagai tersangka dugaan penistaan agama. Ahok dijerat dengan Pasal 156a KUHP juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

– 13 Desember 2016

Ahok mulai berstatus terdakwa ketika pembacaan dakwaan atas perkaranya. Ahok didakwa dengan Pasal 156 KUHP dan Pasal 156a KUHP dengan dugaan penistaan agama karena mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat bertemu dengan warga Kepulauan Seribu.

– 20 April 2017

Ahok dituntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Jaksa menilai Ahok terbukti melakukan perasaan kebencian di muka umum dan menyinggung golongan tertentu.

– 5 Mei 2017

Ahok divonis 2 tahun penjara. Ahok dinyatakan majeliBerikut s hakim terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a KUHP yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama. Ahok langsung masuk ke tahanan menjalani hukumannya.

– 26 Februari 2018

Ahok mengajukan peninjauan kembali (PK) atas kasusnya.

– 26 Maret 2018

PK Ahok dengan nomor perkara Nomor 11 PK/PID/2018 ditolak. Tiga hakim yakni hakim Artidjo Alkostar, Salman Lurhan, dan Margiatmo, bulat menolak PK Ahok tersebut.

– Agustus 2018

Ahok seharusnya bisa mendapatkan pembebasan bersyarat tetapi tetap ingin menjalani hukumannya secara murni 2 tahun.

Ahok Tidak Mau Dirinya Bebas Bersyarat Bulan Depan

BANDAR POKER ONLINE | BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE | ADUQ ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *