Jangan Menangis, Ucap Istri Najib ke Pendukung di Pengadilan

Jangan Menangis, Ucap Istri Najib ke Pendukung di Pengadilan

Jangan Menangis, Ucap Istri Najib ke Pendukung di Pengadilan

Kabar47 – Rosmah Mansor selaku istri Najib Razak, menenangkan para pendukung yang tengah menunggu proses persidangan suaminya pada Pengadilan Kuala Lumpur, Malaysia, hari Rabu kemarin. “Jangan menangis. Saya tidak ingin ada yang menangis, ucap Rosmah pada beberapa pendukung perempuan yang tengah menunggu di luar ruang persidangan.

Momen tersebut terekam pada video yang diunggah oleh Channel NewsAsia tidak lama usai persidangan pembacaan dakwaan tersebut rampung. Pada video tersebut, Rosmah terlihat mendatangi para pendukung sejenak, lalu kembali masuk ke dalam ruangan sembari berkata, “Semua baik-baik saja, InsyaAllah.”

jelaspoker

Usai persidangan, Najib mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut dengan berkata, ia mengatakan bahwa ia tersentuh atas kehadiran para pendukungnya yang sudah datang untuk memberikan dukungan moral walaupun ia sendiri tidak menyerukan pergerakan, mereka datang dengan sukarela. Ketika persidangan berlangsung, Najib sendiri mengaku tidak bersalah terhadap adanya empat dakwaan yang dijatuhkan atasnya mengenai skandal korupsi lembaga investasi negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Dakwaan yang pertama, Najib dituduh sudah melakukan pelanggaran kepercayaan atas dana 27 juta ringgit ketika tengah merangkap jabatan sebagai Menteri Keuangan dan penasihat SRC International, bekas anak perusahaan 1MDB. Tuduhan yang kedua, Najib didakwa telah melakukan tindak kriminal dengan melanggar kepercayaan atas dana SRC International senilai lima juta ringgit atau setara Rp17,7 miliar. Pelanggaran tersebut dilakukan dari AmIslamic Bank antara 24 hingga 29 Desember tahun 2014.

Bukan cuma itu, Najib pun dituduh melakukan tindak kriminal karena sudah melanggar kepercayaan melibatkan 10 juta ringgit atau setara Rp35,5 miliar dari tanggal 10 Februari hingga 2 Maret 2015, juga melalui AmIslamic Bank. Dan yang terakhir, Najib didakwa sudah menyalahgunakan jabatannya sebagai PM dan Menkeu dalam melakukan suap sebesar 42 juta ringgit atau setara dengan Rp149 miliar.

Bila nantinya terbukti bersalah, Najib akan terancam hukuman maksimum 20 tahun penjara, dan denda minimal setara dengan nilai suap. Bila ini harga yang mesti ia bayar untuk mengabdi bagi rakyat Malaysia selama 42 tahun, ia bersedia. Ia pun sangat berharap proses peradilan dapat berjalan dengan adil, mengikuti hukum yang ada dan berlaku, tegasnya.

Menutup pernyataannya, Najib menyatakan bahwa ia sangat yakin dan percaya jika ia tidak bersalah. Ini merupakan sebuah kesempatan terbaik untuk dirinya dalam membersihkan namanya usai berbagai tuduhan yang diarahkan kepada dirinya.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *