KPK Ragu Fayakhun Sudah Jadi Justice Collaborator Dalam Kasus Suap

KPK Ragu Fayakhun Sudah Jadi Justice Collaborator Dalam Kasus Suap

KPK Ragu Fayakhun Sudah Jadi Justice Collaborator Dalam Kasus Suap

Kabar47 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan pengembalian uang Rp2 miliar dari tersangka kasus dugaan pengurusan anggaran pengadaan proyek alat satelit ‎monitoring (satmon) Fayakhun Andriadi, kepada pada Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun anggaran 2016, tidak serta merta langsung menjadikan dirinya sebagai justice collaborator (JC).

Jadi, kami masih berpesan agar tersangka FA (Fayakhun Andriadi) kalau serius ajukan JC, perlu dikeluarkan semua,” kata Febri Diansyah selaku Juru Bicara KPK, Jakarta, Jumat (20/7/2018). Apalagi dalam proses penyidikan, Ucap Febri, dalam beberapa fakta persidangan dan dari keterangan beberapa saksi, Fayakhun diduga sudah menerima Rp12 miliar dalam kasus tersebut.

jelaspoker

Dengan adanya nilai fantastis tersebut, Febri meminta kepada Fayakhun untuk bersikap jujur dan membongkar seluas-luasnya kenyataan perkara tersebut. Tujuannya yakni untuk melihat keseriusan Fayakhun dalam mengajukan JC. Semestinya informasi seperti ini dibuka karena sudah banyak JC ditolak KPK kalau informasi yang dibuka tidak sepenuhnya atau setengah-tengah,” Terang Febri.

Sebelumnya, dengan kuasa hukumnya, pada Senin 16 Juli, mengembalikan uang Rp2 miliar yang diduga adalah hasil dari korupsi tersebut. Karena sudah banyak pengalaman permohonan sebagai JC ditolak baik oleh KPK atau oleh hakim jika mengakui hanya setengah-setengah atau jika tidak membuka seterang-terangnya konstruksi perkara yang sebenarnya diketahui,” turur Febri.

KPK sudah menjadikan Fayakhun sebagai tersangka kasus suap sejak 14 Februari 2018 lalu. Politikus partai Golkar ini kemudian ditahan pada 28 Maret 2018 di Rumah Tahanan KPK usai diperiksa. Politikus Golkar yang menjadi anggota DPR periode 2014-2019 diperikirakan menerima uang senilai Rp 12 miliar dan 300 ribu dolar AS ketika masih menjabat sebagai anggota Komisi I DPR. Fayakhun sendiri kini sudah pindah Komisi III dan bermitra dengan KPK.

Sejumlah uang yang didapatkan oleh Fayakhun tersebut berasal dari Direktur Utama Melati Technofo Indonesia (PT MTI), Fahmi Dharmawansyah melalui anak buahnya, M Adami Okta. Uang itu diserahkan dalam empat kali tahapan. Jadi Kami sangat mengharapkan adanya keterbukaan dari berbagai pihak yang terlibat dalam kasus ini, supaya kasus cepat bisa di selesaikan.

KPK Ragu Fayakhun Sudah Jadi Justice Collaborator Dalam Kasus Suap

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *