Pemprov Aceh Diperiksa KPK Terkait Suap Dana Otsus

Pemprov Aceh Diperiksa KPK Terkait Suap Dana Otsus

Pemprov Aceh Diperiksa KPK Terkait Suap Dana Otsus

Kabar47 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjalankan sejumlah pemeriksaan terhadap pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dalam pengembangan kasus suap penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018.

Febri Diansyah yang merupakan Juru Bicara KPK mengatakan, pemeriksaan tersebut akan dijalankan besok hari di Mapolda Aceh. Penyidik merencanakan akan meminta keterangan terhadap sembilan saksi. Namun, lembaga antirasuah merahasiakan identitas dari para saksi tersebut.

jelaspoker

Besok kami rencanakan 9 saksi lainnya akan diperiksa. Besok ada unsur swasta dan pemerintah,” Ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (12/7/2018). Lembaga antirasuah berpesan kepada sembilan saksi tersebut untuk bersikap kooperatif dalam menjalani segala hal pemeriksaan dari penyidik KPK.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendapatkan sejumlah dokumen dan alat bukti elektronik yang berkaitan dengan dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018. Bukti dan dokumen didapat setelah tim menggeledah kediaman Irwandi Yusuf selaku Gubernur non-aktif Aceh, serta rumah dua pihak swasta, Hendri Yuzal dan T Syaiful Bahri.

Kemarin didapatkan sejumlah dokumen dan bukti elektronik yang yang brkaitan dengan DOKA 2018,” Ujar juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Minggu, 8 Juli 2018. Febri tidak menceritakan lebih detail dokumen dan bukti apa saja yang disita penyidik. Dia hanya mengatakan semua dokumen serta alat bukti yang disita tim penyidik dari penggeledahan itu pasti memperkuat dugaan adanya praktik rasuah dalam dana otsus Pemprov Aceh tersebut.

Sejumlah bukti yang ditemukan semakin memperkuat dugaan korupsi yang terjadi terkait DOKA 2018 tersebut,” Imbuh Febri. Diduga setiap anggaran untuk proyek yang dibiayai dari DOKA akan dikurangi sebanyak 10 persen dari jumlah anggaran pada tahun ini sekitar Rp8,03 triliun. Untuk pejabat di tingkat provinsi akan menerima fee sebesar 8 persen dan 2 persen untuk bagian kabupaten.

Terbaru, KPK juga menjalankan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap empat orang yang bersangkutan dengan kasus dugaan suap ini. Mereka merupakan model cantik sekaligus tenaga ahli Aceh Marathon, Steffy Burase; Kadis PUPR Pemprov Aceh, Rizal Aswandi; Kepala ULP Pemprov Aceh, Nizarli dan juga Teuku Fadhilatul Amri.

Pemprov Aceh Diperiksa KPK Terkait Suap Dana Otsus

JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *