Sekolah Persahabatan RI-Kamboja Cukup Memprihatinkan

Sekolah Persahabatan RI-Kamboja Cukup Memprihatinkan

Sekolah Persahabatan RI-Kamboja Cukup Memprihatinkan

Kabar47 – Kamboja mempunyai sebuah sekolah persahabatan dengan Indonesia yang sudah didirikan dari tahun 1995. Kini kondisi sekolah cukup memprihatinkan dan memerlukan beberapa perbaikan. Sejak dibuka tahun 1997, sekolah tersebut sudah menghasilkan ribuan lulusan setengah di antaranya perempuan. Keadaan sekolah tersebut terpantau ketika Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja dan beberapa jajaran KBRI mengunjungi sekolah tersebut, Selasa lalu.

Sudirman Haseng selaku Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja mengatakan bahwa tujuannya berkunjung ke Sekolah Persahabatan Indonesia-Kamboja yakni untuk menunjukkan rasa persaudaraan, kekeluargaan serta perhatian kami kepada sekolah tersebut. Sebab pihaknya percaya bahwa para murid adalah mereka yang akan menjaga dan melanjutkan hubungan baik serta persahabatan Indonesia dengan Kamboja.

jelaspoker

Kedatangan Dubes RI yang diikuti oleh sejumlah staf termasuk Atase Pertahanan dan beberapa pengusaha yang merupakan distributor produk Indonesia di Kamboja disambut cukup meriah oleh murid-murid Sekolah Persahabatan.

Walaupun cuaca terik, mereka berbaris rapi dan mengibarkan Merah Putih mengiringi kedatangan serta kepulangan rombongan. Sekolah Persahabatan tersebut berjarak sekitar 100 Km dari Ibu Kota Phnom Penh atau lamanya 2 jam dengan menggunakan jalur darat. Hadir pula dalam pertemuan, Kepala Kecamatan dan wakil dari Dinas Pendidikan Setempat.

Dalam kata sambutannya, Eng Ban selaku Kepala Sekolah SMP Persahabatan Indonesia-Kamboja menuturkan sejarah singkat bagaimana berdirinya Sekolah Persahabatan Indonesia-Kamboja. Pihaknya sangat senang dan bangga dapat dikunjungi oleh Pak Dubes dan jajaran stafnya, Sekolah tersebut didirikan pada 1995 oleh bantuan Indonesia.

Sekolah tersebut mempunyai jenjang pendidikan dari kelas 1 sampai kelas 9, dengan total 756 murid dan 17 guru. Murid SD sebanyak 486 siswa/siswi dengan 9 guru, dan murid SMP sebanyak 270 siswa/siswi dengan 8 guru. Pihak Sekolah berharap supaya Pemerintah Indonesia dapat memberikan dukungan atas kerja sama pendidikan kedua negara, salah satunya kepada Sekolah Persahabatan di Prey Veng, misalnya pemberian bantuan guru pengajar.

Pada kunjungan tersebut, KBRI mengorganisir pendistribusian bantuan untuk sekolah Persahabatan Indonesia-Kamboja. Bantuan berupa dua unit komputer beserta printernya. Kemudian laptop yang dilengkapi DVD Drive dan speaker-nya. Ada pula 500 botol minyak Telon Lang Plus, 192 botol vitamin, masing-masing seribu buah alat tulis buku dan pensil, 50 set keranjang. Berbagai jenis makanan dan minuman seperti biskuit Milna, 552 bungkus Kopiko Coffee, lebih dari 4.000 bungkus Indomie goreng, serta makanan ringan lainnya yang mencapai 560 kardus, ditambah 552 botol saus tomat ABC.

Dukungan serta bantuan tersebut adalah donasi dari Atase Pertahanan dan pejabat/staf KBRI. Bantuan sebagian besar pun berasal dari sejumlah anggota Indonesia-Cambodia Business Club (ICBC) yang merupakan kumpulan para pengusaha dan distributor produk Indonesia di Kamboja. Misalnya Memot Venture Co., Ltd., GOXpress Company, Salak K.A.K Trading co.,ltd, Cyspharma Co., Ltd. Kabbas Co., Ltd.; Intermedica Co., Ltd. Kalbe; IGS Company; UMG, dan Dynamic Pharma Co., Ltd.

Pada perkembangannya beberapa bantuan yang sempat diberikan Indonesia untuk Sekolah ini selain peralatan menulis dan perlengkapan sekolah antara lain berupa perbaikan Sekolah khususnya pada bagian atap, pintu dan jendela tahun 2017.

BANDARQ | DOMINO QQ ONLINE | BANDARQ TERPERCAYA | SAKONG ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *