Seorang Wali Kota Filipina Kembali Ditembak Mati

Seorang Wali Kota Filipina Kembali Ditembak Mati

Seorang Wali Kota Filipina Kembali Ditembak Mati

Kabar47 – Polisi Filipina mengatakan bahwa salah satu wali kota ditembak mati oleh orang tak dikenal, satu hari usai seorang wali kota lainnya tewas oleh penembak jitu. Ferdinand Bote selaku Wali Kota General Tinio, tewas ditembak berulang kali oleh pria yang tengah mengendarai sepeda motor sesaat usai meninggalkan kompleks pemerintahan di Proinsi Nueva Ecija, Selasa kemarin dan sang pelaku berhasil kabur.

Peristiwa itu terjadi satu hari usai Wali Kota Filipina, Antonio Halili ditembak mati. Ketika kejadian, Halili dengan sekitar 300 karyawan dan kepala desa yang baru terpilih tengah menyanyikan lagu kebangsaan pada salah satu upacara pengibaran bendera di tempat parkir di luar Balai Kota Tanauan, Provinsi Batangas yang jaraknya sekitar 69 kilometer selatan Manila.

jelaspoker

Kepala Desa Rico Alcazar yang berdiri di belakang Halili mengatakan bahwa ia tidak sadar bahwasannya suara tembakan membuat orang-orang berteriak ‘seseorang menembak, seseorang menembak’ lalu berlarian kesegala arah dan ia melihat Pak Wali Kota sudah jatuh ke tanah. Semua orang terkejut lalu tertegun beberapa detik sebelum mereka membawa wali kota ke dalam mobil.

Video yang direkam dari ponsel Alcazar menunjukan sejumlah laki-laki berdiri melindungi Halili yang jatuh lalu terdengar suara tembakan terus menerus sampai membuat orang-orang menangis, menjerit, berlari serta berlindung ketika kejadian terjadi. Wali kota sudah mati, wali kota ditembak, ucap seorang pria sementara pria yang lainnya dengan raut muka yang putus asa berteriak agar meminta mobil dapat membawa Halili ke rumah sakit. Pria ketiga lalu menyalahkan rekannya yang lain atas pelanggaran keamanan tersebut.

Direktur Jenderal Oscar Albayalde selaku Kepala Kepolisian Nasional dalam konferensi pers di Manila mengatakan bahwa pihaknya tidak melihat orang yang berupaya untuk mendekatinya. Mereka cuma mendengar suara tembakan, dimana asumsinya Wali Kota ditembak oleh penembak jitu. Albayalde menambahkan jika penyelidikan masih dilakukan. Polisi pun mengatakan peluru tersebut menembus dada Halili. Polisi memberikan bukti tetapi sudah gagal menemukan penembaknya.

Rodrigo Duerte selaku Presiden Filipina menyatakan kecurigaannya pada pidatonya jika pembunuhan tersebut terkait pada obat-obatan terlarang. Halili sendiri dikenal sebab sempat mengarak penjual narkoba di kota kecil yang terletak di selatan Manila. Tanauan Gerardo Laresma selaku Petugas Informasi menyatakan Halili sudah mendapatlan ancaman pembunuhan dari orang-orang yang tidak dikenal sebelum serangan tersebut.

Senator Panfilo Lacson yang merupakan mantan kepala kepolisian nasional meminta agar polisi dapat memberlakukan kontrol senjata api yang lebih ketat atas pembunuhan tersebut. Mereka mesti segera membuat strategi yang ketat dalam mengontrol senjata api sebelum terjadi pembunuhan dimana-mana.

AGEN TERPERCAYA | JUDI ONLINE | DOMINO QQ ONLINE | DOMINO KIU

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *