Penjelasan Dari Bocah Yang Selamat dari Tragedi Pesawat Jatuh di Papua

Penjelasan Dari Bocah Yang Selamat dari Tragedi Pesawat Jatuh di Papua

Penjelasan Dari Bocah Yang Selamat dari Tragedi Pesawat Jatuh di Papua

Kabar47 – Korban selamat pesawat nahas Caravan Dimonim Air PK-HVQ yang mempunyai nama lengkap Muhammad Jumaidi (12) akhirnya menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Papua. Mukjizat Tuhan begitu nyata terjadi kepada seorang anak lelaki ini, bagaimana tidak, dalam kecelakaan udara, bisa dihitung jari korban yang berhasil selamat, selebihnya sudah pasti meninggal dunia. Jumaidi menjadi buah bibir warga seantero Nusantara, bahkan dunia yang turut melihat kecelakaan pesawat yang kemudian diketahui jatuh dan menabrak gunung Menuk Kabupaten Pegunungan Bintang.

Kabar selamatnya bocah 12 tahun ini diiringi ucapan syukur yang tidak berhenti. Siang tadi, sekitar pukul 14.30 WIT, Jumaidi dievakuasi ke kawasan Jayapura, dengan menumpang pesawat Dimonim Air PK -HVR. Terlihat saat dikeluarkan dari pesawat berjenis Caravan itu, Junaidi masih bisa membuka mata. Nampak pucat memang, dan tidak henti-hentinya ucapan syukur kesempatan dirinya terlihat dari tim Basarnas dan pihak Polri yang menjemput dirinya dari Bandara Sentani.

jelaspoker

Jumaidi jugda tidak sendiri, ditemani perawat dari RSUD Oksibil Andreas Tukan yang membawanya sampai ke rumah sakit Bhayangkara. Andreas bahkan sempat menceritakan kisah pilu Jumiadi ini kepada awak media. Kepada seorang perawat yang menemaninya terbang ke Jayapura saat dianya dievakuasi ia bercerita panjang lebar tentang kejadian menyedihkan itu. Bagaimana tidak, saat kejadian Jumaidi dengan ayahnya yaitu Jamaludin.

Begitu terdengar alarm sebagai tanda akan jatuhnya pesawat ia (Jumaidi) dipeluk ayahnya dan bersama-sama akan melompat keluar,” Ujar Andreas Tukan di RS. Bhayangkara, Jayapura, Minggu (12/8/2018). Andre, sapaan akrab perawat ini juga sangat takjub dengan sosok Jumaidi yang tetap hebat dan tegar dengan terlihat stabil, padahal baru saja alami kejadian yang mengerikan. Jatuh dengan pesawat dan ‘menginap’ di dalam hutan belantara Papua dengan bebagai resiko yang bisa saja terjadi.

Sebelumnya, dari data yang berhasil didapatkan oleh wartawan, Tim SAR gabungan berhasil tiba di lokasi jatuhnya pesawat pada pukul 9.20 WIT, Minggu (12/8) pagi ini. Pukul 10.15 WIT, Anggota Basarnas di TKP mengabarkan M.Jumaidi penumpang pesawat tersebut dinyatakan selamat dan sudah berhasil dievakuasi oleh masyarakat ke posko Aju Kampung Okatem Distrik Serambakon kemudian dievakuasi ke Posko SAR kota Oksibil.

Jumaidi kemudian dibawakan dari Oksibil ke Sentani, Jayapura dengan memakai pesawat Dimonim Air PK HVC.Sementara 8 Jenazah sampai sore dilaporkan masih berada di RSUD Oksibil Dan 2 Jenazah yaitu Pilot dan CoPilot akan di terbangkan ke sentani dengan memakai Pesawat Dimonim pada senin 13 Agustus 2018.

Penjelasan Dari Bocah Yang Selamat dari Tragedi Pesawat Jatuh di Papua

BANDARQ ONLINE | BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *