Penyebar Hoaks Pemicu Kericuhan Di Gedung MK Di Tahan Polisi

Penyebar Hoaks Pemicu Kericuhan Di Gedung MK Di Tahan Polisi

Penyebar Hoaks Pemicu Kericuhan Di Gedung MK Di Tahan Polisi

Kabar47 – Polri berhasil menahan pelaku penyebaran hoax atau informasi bohong terkait aksi mahasiswa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta. Penangkapan tersangka S A alias Suhada Al Syuhada Al Aqse, dijalankan di Jalan Muara II RT.005/005, Kelurahan Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

Dari penangkapan tersebut turut didapatkan sejumlah barang bukti berupa 1 bundel print out akun Facebook An Suhada Al Aqse, dan dua buah HP merek ZTE dan Xiomi. Menurut Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, penangkapan dijalankan setelah penyidik gabungan Cyber PMJ sudah mengantongi dua alat bukti terkait perbuatan tindak pidana tersangka. Kemudian, penyidik gabungan pada Sabtu 15 September 2018 sekira pukul 20.00 WIB menjalankan penyelidikan ke alamat tersangka.

Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 15 September 2018 pukul 02.55 WIB. Penyidik gabungan kendali Kasubdit Cyber PMJ, menjalankan penangkap terhadap tersangka di warung kopi dekat rumah tersangka,” Terang Brigjen Dedi Prasetyo, Minggu (16/9/2018). Modus operandi yang dipakai tersangka, sambungnya, menyiarkan atau mengeluarkan pemberitaan bohong dan/atau menyebarkan informasi yang dibuat untuk menimbulkan rasa kebencian terhadap individu atau kelompok berdasarkan antargolongan melalui akun Facebook tersangka atas nama Syuhada Al Aqse.

Tersangka pun akan di kenakan Pasal 14 dan Pasal 15 UU RI No.01 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45A Ayat (2) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No.11 Tahun 2008 tentang ITE. Hoax yang dilakukan oleh pelaku adalah dengan mempublikasikan video dan memberi caption “JAKARTA SUDAH BERGERAK, MAHASISWA SUDAH BERSUARA KERAS DAN PESERTA AKSI MEGUSUNG TAGAR #TurunkanJokowi MOHON DIVIRALKAN KARENA MEDIA TV DIKUASAI PERTAHANA.

Padahal, video tersebut sebenarnya merupakan video simulasi yang dijalankan pihak kepolisian untuk menangani penanggulangan uniuk rasa yang dilakukan di depan Gedung MK. Polisi pun hingga saat ini masih terus mendalami peristiwa yang sedang terjadi. Penyidik masih terus mendalami case tersebut. Pada prinsipnya, Polri akan menjalankan law enforcement terhadap individu atau kelompok yang menyebarkan berita hoax atau ujar kebencian yang dapat mengabkibatkan rusaknya kesatuan dan persatuan bangsa,” Tutupnya.

Penyebar Hoaks Pemicu Kericuhan Di Gedung MK Di Tahan Polisi

JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *