Polisi Panggil Paksa Ketua DPRD DKI Prasetyo Karena Terus Mengelak

Polisi Panggil Paksa Ketua DPRD DKI Prasetyo Karena Terus Mengelak

Polisi Panggil Paksa Ketua DPRD DKI Prasetyo Karena Terus Mengelak

Kabar47 – Prasetyo Edi Marsudi selaku Ketua DPRD DKI Jakarta sering mangkir dari panggilan polisi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan, sebagaimana dikabarkan eks Sekretaris Daerah (Sekda)  Riau Zaini Ismail beberapa saat yang lalu.

Informasi Prasetyo mengelak itu disampaikan oleh kuasa hukum Zaini yakni Ilal Ferhard. Ia pun meminta agar polisi segera memanggil dengan paksa Prasetyo karena sudah tidak kooperatif atas kasus yang melilitnya. Jadi dari pihak pelapor sudah siap diperiksa, sekarang pihak terlapor. Terlapor dipanggil Polda, hanya saja beberapa kali dipanggil mangkir,” Terang Ilal saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (14/9/2018).

Bahkan polisi sudah dua kali mengeluarkan surat panggilan kepada Prasetyo, hanya saja politikus PDI Perjuangan itu tidak ada iktikad yang baik. Oleh sebab itu sudah saatnya polisi memanggil paksa agar kasus itu cepat siap dan menemuai titik terang. Saya pertegas lagi agar kepolisian segera mungkin memanggil Ketua DPRD DKI untuk diperiksa. Kalau perlu main paksa saja,” kata Ilal.

Sementara itu, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya menyampaikan, pihaknya belum mengetahui apa saja rencana panggilan ulang terhadap Prasetyo tersebut. Kalau (Prasetyo) dipanggil, nanti penyidik akan hubungi saya,” Jelas Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat

Sebelumnya diberitakan Kabar47.com Prasetyo dipolisikan Zaini Ismail atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Laporan Zaini Ismail dibuat oleh pengacaranya yang bernama Willam Albert Zai dengan nomor LP/2369/IV/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 30 April 2018. Pasalnya, Prasetio mengatakan orang dekat elit PDI Perjuangan mengimingi-imingi Zaini untuk bisa menjadi penjalan Tugas (Plt) Gubernur Riau. Atas janji itu Zaini menyerahkan uang pelicin yang disepakati dengan harga Rp3,2 miliar.

Prasetio sebelumnya dipolisikan oleh mantan Sekda Provinsi Riau berinisial ZI terkait dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp 3,2 miliar. Uang itu diserahkan kepada Prasetio karena diduga menjanjikan jabatan Plt Gubernur Riau kepada ZI. Laporan ZI diwakilkan kepada William Albert Zai yang merupakan kuasa hukumnya, dan tertuang dengan nomor LP/2369/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 30 April 2018. Perkara yang dikabarkan adalah dugaan penipuan dan penggelapan dengan Pasal 378 dan 372 KUHP.

Polisi Panggil Paksa Ketua DPRD DKI Prasetyo Karena Terus Mengelak

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *