Sandiaga Acuhkan Agar Iklan Di Bioskop Segera Dicabut

Sandiaga Acuhkan Agar Iklan Di Bioskop Segera Dicabut

Sandiaga Acuhkan Agar Iklan Di Bioskop Segera Dicabut

Kabar47 – Sandiaga Acuhkan Agar Iklan Di Bioskop Segera Dicabut  Bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto, Sandiaga Uno tak setuju iklan pencapaian pemerintah Jokowi dipasang di bioskop. Sebab, tutur dia, datangnya orang ke bioskop bukan lihat video iklan seperti yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi. “Kalau saya, saya akan bilang sama tim kampanye saya jangan menaruh iklan di bioskop, ujarnya di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

jelaspoker

Karena apa? Karena orang datang ke bioskop itu ingin nonton film, begitu ada iklan, eh sebel begitu, sambung dia. Meski begitu, Sandiaga yang punya pengalaman duduk di pemerintahan DKI Jakarta sebagai wakil gubenur mengatakan, anggaran untuk sosialiasi kinerja pemerintahan memang ada. Namun, penempatan iklan perlu cermat. Sebab, kata dia, di tengah proses menuju pemilu, iklan pemerintah bisa saja dianggap bagian dari kampanye oleh masyarakat.

Meski begitu, Sandiaga tidak mau berspekulasi ikut-ikutan menilai iklan pemerintah Jokowi di bioskop benar atau tidak. Bagi saya yang penting ada enggak undang-undang yang dilanggar? Ada enggak peraturan dan ketentuan yang dilanggar? Kalau enggak, ya enggak usah terlalu dibesar-besarkan, kata dia.

Dalam konteks kampanye nanti ucap dia, Prabowo-Sandiaga mempunyai strategi tersendiri. Para pendukung diminta tidak merespons berlebihan strategi Jokowi-Ma’ruf Amin selama masih sesuai aturan yang berlaku. Sementara itu, terkait permintaan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang meminta agar iklan pemerintah Jokowi di bioskop dicopot, Sandi memastikan itu hanya pandangan pribadi, bukan mewakili Prabowo-Sandiaga.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menilai, iklan semacam itu layak untuk dihentikan penayangannya. Saya setuju kalau iklan semacam itu dicopot saja, ujar Hidayat di Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis (13/9/2018). Alasannya, menurut dia, iklan itu tidak hanya menyampaikan pencapaian pemerintah, tetapi lebih menonjolkan sosok Jokowi.

Hal itu dianggap akan menimbulkan tafsir yang berbeda bagi siapa pun yang menyaksikannya. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, saat Susilo Bambang Yudhoyono menjabat sebagai presiden, pemerintahannya tak pernah memasang iklan di bioskop seperti pemerintahan Jokowi-JK.

Sebab, pemerintahan SBY menghindari hal-hal yang berpotensi melanggar peraturan kampanye. Kayaknya sih enggak ada. Dulu ya kami tidak (begitu) pemerintahan SBY melakukan hal-hal yang berpotensi melanggar aturan kampanye pemilu, ujar Syarif di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis. Oleh karena itu, jika ada yang membandingkan pemerintahan Jokowi dan SBY dalam hal beriklan, Syarif menyebut pendapat itu sebagai sesuatu hal yang tidak mendasar.

BANDAR POKERBANDAR 66ADUQ ONLINEDOMINO KIU

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama
JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018
JELASBOLA Situs Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Layanan Online 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *