kabar

Diduga Sebagai Mata-mata, Amerika Selidiki Ilmuwan China

Diduga Sebagai Mata-mata, Amerika Selidiki Ilmuwan China

Kabar47 – Salah satu ilmuwan China saat ini sedang diselidiki karena dugaan mata-mata di Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, ia pun telah dituntut karena kepemilikan pornografi anak. Keeping Xie, salah satu peneliti di Universitas Texas di Houston diketahui akan diselidiki oleh para pejabat intelijen Amerika atas dugaan mata-mata atas nama China.

NBC News mengatakan bahwa seorang pejabat FBI yang menyatakan jika Xie diduga berbagi penelitian kanker bersama Beijing, walau seorang juru bicara Biro menolak dalam mengkonfirmasi penyelidikan yang tengah berlangsung.

jelaspoker

Bulan Januari lalu, ia diselidiki oleh polisi Federal atas dugaan kecurangan, namun ketika pencarian berlangsung petugas menjumpai pornografi di komputernya. Xie mengundurkan diri menjadi profesor gastroenterology di universitas MD Anderson Cancer Center sebelum kasus pornografi anak. Ia sendiri sudah diselamatkan dan menunggu persidangan.

Pengacaranya menyatakan kepada NBC jika Xie membantah tuduhan terhadapnya dan tak mengetahui penyelidikan spionase yang dilaporkan. Menurut laporan media China, Xie pun dipekerjakan menjadi spesialis kanker di rumah sakit Shanghai Oriental yang berafiliasi pada Universitas Tongji.

Sejumlah unit intelijen Amerika sudah menuduh Beijing menggunakan skema perekrutan yang dipimpin pemerintah. Diduga skema ini sudah menarik ribuan akademisi dan pekerja China di luar negeri agar dapat menyalurkan teknologi Amerika dan kekayaan intelektual kembali ke China ketika didirikan tahun 2008.

Hal ini sudah ditandai dengan berbagai laporan pemerintah Amerika sebagai ancaman pada ekonomi dan keamanan Amerika karena adanya kekhawatira terhadap spionase ekonomi china yang sudah meningkat karena perang dagang.

Berita tentang investigasi yang dilaporkan Xie dan profil ilmuwan pun sudah dihapus dari situs web Universitas Texas dan program Thousand Talents, namun masih tersedia dalam situs Shanghai Oriental Hospital.

Xie sendiri lahir di kota Yixing, China Timur dan sudah menyelesaikan studinya di Universitas Texas. Dirinya menjabat menjadi ketua Houston Chinese Civic Center tahun 2012 dan 2014.

Universitas Texas dan pusat sipil di Houston tak mau berkomentar, sementara rumah sakit Shanghai Oriental menyatakan tidak akan mengomentari masalah online yang membahas kasus tersebut. demikian diberitakan South China Morning Post.

BANDAR DOMINO ONLINE | BANDAR POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *