Dolar AS Terus Menekan Rupiah Yang Berjuang ke Level Rp15.187/USD

Dolar AS Terus Menekan Rupiah Yang Berjuang ke Level Rp15.187/USD

Dolar AS Terus Menekan Rupiah Yang Berjuang ke Level Rp15.187/USD

Kabar47 – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini mengalami kenaikan. Rupiah berada pada level Rp15.000-an per USD.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Jumat (12/10/2018) pukul 9.14 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 47,5 poin atau 0,31% ke level Rp15.187 per USD. Rupiah hari ini melakukan penguatan di kisaran Rp15.187 per USD-Rp15.218 per USD.

Sementara itu, Yahoofinance juga mengeluarkan catatan Rupiah menguat 55 poin atau 0,36% menjadi Rp15.175 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam kisaran Rp15.175 per USD sampai Rp15.200 per USD.

Mengenai pelemahan Rupiah, Dody Budi Waluyo selaku Deputi Gubernur BI menyebutkan, kondisi kurs Rupiah saat ini bergerak dinamis sesuai dengan kondisi pasar yang menyangkut permintaan dan penawaran.

Dolar AS Terus Menekan Rupiah Yang Berjuang ke Level Rp15.187/USD

Rupiah saat ini begitu relatif, kita masih lihat pergerakan Rupiah secara signifikan terjadi di pasar. Itu tetap dalam batas fundamental kita,” Ujar dia di Nusa Dua.

Dia menjelaskan, saat ini pelemahan rupiah dipengaruhi kondisi global. Pelemahan mata uang pun tidak cuman terjadi di Indonesia, namun di seluruh negara-negara dunia.

Di global, Rupiah merupakan salah satu mata uang yang sangat kuat dibandingkan pelemahan mata uang di negara-negara berkembang lainnya.

Meskipun demikian, diakui Dody, Rupiah memang menjadi yang terlemah di kawasan regional. Hal ini dikarenakan kondisi transaksi berjalan yang defisit (current account deficit/CAD).

Jadi karena banyak permintaan (Dolar AS) masih sangat besar, namun capital inflow (arus masuk dana asing) masih belum cukup begitu besar,” Terang dia.

Rupiah saat ini memasuki babak baru di era tekanan jual yang semakin besar. Kurs Rupiah jatuh ke level di level Rp15.248 per USD, terendah dalam dua dekade atau sejak 1998.

Berbagai faktor menimbulkan sentimen bagi investor terhadap pasar berkembang semakin kecil dalam beberapa minggu terakhir, termasuk perkembangan situasi dagang, ekspektasi kenaikan suku bunga AS, dan apresiasi Dolar.

Walaupun depresiasi signifikan Rupiah sangat dikaitkan oleh faktor eksternal, lanjutnya, namun dampak negatif dapat merambat ke ekonomi Indonesia.

Perlu diketahui, bahwa penurunan signifikan kurs Rupiah dapat berdampak pada tekanan semakin besar terhadap utang luar negeri Indonesia. Kenaikan suku bunga AS dan apresiasi Dolar menjatuhkan negara dengan defisit transaksi berjalan dan uang luar negeri, sehingga Rupiah Indonesia saat ini berada di posisi yang tidak menggembirakan.

BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE | ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *