Indonesia Masuk 10 Besar Negara Kecelakaan Pesawat Terbanyak

Indonesia Masuk 10 Besar Negara Kecelakaan Pesawat Terbanyak

Indonesia Masuk 10 Besar Negara Kecelakaan Pesawat Terbanyak

Kabar47 – Tragedi Lion Air JT-610 yang jatuh di laut Karawang menambah catatan kecelakaan pesawat yang ada di Indonesia.
Indonesia menempati urutan kedelapan dalam daftar 10 negara dengan jumlah kecelakaan pesawat paling banyak di dunia.

Data itu dikeluarkan oleh Statista.com, itu per 16 Agustus 2018, dengan mencatat jumlah kecelakaan sejak 1945.
Dalam grafik tampak sepuluh besarnya adalah, Amerika Serikat ada di urutan pertama dengan 829 kecelakaan, Rusia (521), Brasil (188), Kolombia (182), Kanada (179), Inggris (105), Prancis (104), Indonesia (98), Meksiko (98), dan India (93).

Indonesia Masuk 10 Besar Negara Kecelakaan Pesawat Terbanyak

Statistik mencatatkan, yang dihitung adalah jumlah kecelakaan fatal pesawat komersil. Data tidak dimasukkan data terkait insiden militer, jet perusahaan, pembajakan serta aksi kejahatan lainnya.
Semakin banyaknya penerbangan di dunia berdampak pada bertambahnya jumlah kecelakaan yang terjadi. Keamanan di dunia penerbangan selalu menurun, meski ‘terbang’ masih menjadi salah satu transportasi paling aman.

Terakhir, Pesawat dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang itu mengangkut total 188 orang termasuk kru pesawat yang sampai kini sedang dilakukan evakuasi.
Arista Atmadjati selaku Pengamat penerbangan dari Arista Indonesia Aviation Center (AIAC), mengatakan kaget ketika mengetahui adanya kecelakaan pesawat ini.
Kekagetannya bertambah saat ia tahu umur pesawat tersebut baru dua bulan dioperasikan oleh maskapai Lion Air.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP itu adalah jenis pesawat Boeing 737 MAX 8. Lion Air adalah salah satu maskapai pertama di dunia yang menerbangkan pesawat versi terbaru seri Boeing 737 itu.
Menurut Arista kejadian seperti ini jarang dijumpai, di mana pesawat baru berumur dua bulan sudah mengalami kecelakaan.
Padahal, kondisi cuaca saat itu dikabarkan dalam kondisi normal dan pilot mempunyai jam terbang yang baik.

Catatan teknis pada penerbangan JT610 dari Denpasar ke Cengkareng mengatakan data kecepatan pesawat saat mengudara pada instrumen kapten pilot tidak dapat diterima.
Bahkan data ketinggian yang tertera pada instrumen kapten pilot dan kopilot tidak sama.

Teridentifikasi instumen CAPT (kapten) tidak dapat diandalkan dan dikendalikan diserahkan ke FO (first officer/kopilot). Kecepatan udara NNC tidak dapat diandalkan dan ALT tidak sama,” Tulis catatan penerbangan JT-610.
Meski demikian, kru pesawat memutuskan untuk melanjutkan penerbangan dan mendarat dengan aman di Cengkareng.

JUDI POKER | JUDI ONLINE | JUDI TERPERCAYA | JUDI TERBAIK

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Liga Elite Eropa”JELASBOLA Agen Judi Resmi Liga Elite EropaSilahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *