Kubu Prabowo-Sandi Jelaskan Lembaga Survei Sering Salah Mendata

Kubu Prabowo-Sandi Jelaskan Lembaga Survei Sering Salah Mendata

Kubu Prabowo-Sandi Jelaskan Lembaga Survei Sering Salah Mendata

Kabar47 – Kubu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno selaku calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, angkat bicara soal hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang merilis bahwa pasangan tersebut kalah dari kandidat Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin.

Menurut Dahnil Anzar Simanjuntak selaku Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, adalah hal wajar bila petahana unggul di sejumlah hasil survei. Namun, Ujar dia, dari beberapa pesta demokrasi, ada pula yang hasil akhirnya tidak sesuai dengan prediksi lembaga survei. Namun belakangan ini terlalu banyak lembaga survei salah dan hasilnya petahana kalah. Kami percaya waktu 7 bulan ini akan sangat untuk memastikan Prabowo-Sandi unggul,” Terang Dahnil kepada Kabar47.com, Jakarta, Minggu (7/10/2018).

Dahnil mencontohkan, dalam survei yang dijalankan saat pertarungan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2017, petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang saat itu berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat selalu diunggulkan. Namun, hasil akhirnya justru berbeda. Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno malah yang berhasil keluar sebagai pemenang kontestasi Pilgub DKI Jakarta 2017.

Survei Pak Foke (Fauzi Bowo) dulu juga lebih banyak suaranya dibandingkan Pak Jokowi. Survei Ahok juga jauh lebih tinggi dibandingkan Anies dulu disaat Pilkada DKI. Hasilnya? Pak Foke kalah pun juga demikian dengan Ahok,” Ujar Dahnil. Dengan jangka waktu kampanye yang lebih lama, Dahnil sangat percaya hasil elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi semakin lama akan terus naik. Selain itu, kata dia, masih banyak lembaga survei yang hasilnya tidak menjamin pilihan masyarakat sebenarnya.

Banyak survei yang sudah dijalankan mengalami kegagalan memprediksi karena tidak mampu memotret secara update preferensi pemilih dan dinamika sikap pemilih apalagi dengan jangka waktu pilpres yang saat ini terhitung masih lam dan 7 bulan lagi,” Terang Dahnil. Sebelumnya, Djayadi Hanan selaku Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menjelaskan bahwa elektabilitas pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin masih unggul jika dibandingkan dengan pasangan capres Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Sandiaga Uno.

Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul 60,4 persen dari pasangan pesaing Prabowo-Sandiaga yang mempunyai 29,8 persen dari suara responden,” Ujar Djayadi di kantor SMRC, Jalan Cisadane, Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018).

Kubu Prabowo-Sandi Jelaskan Lembaga Survei Sering Salah Mendata

AGEN CAPSA ONLINE | ADUQ ONLINE | BANDARQ ONLINE | BANDAR POKER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *