MUI Harap Menpora Urus Persoalan Atlet Judo Jilbab Yang Didiskualifikasi

MUI Harap Menpora Urus Persoalan Atlet Judo Jilbab Yang Didiskualifikasi

MUI Harap Menpora Urus Persoalan Atlet Judo Jilbab Yang Didiskualifikasi

Kabar47 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) turun tangan terkait didiskualifikasinya pejudo putri Indonesia, Miftahul Jannah, dari ajang Asian Para Games 2018. Gagalnya Miftahul Jannah bertanding di pesta olahraga terbesar se-Asia itu dikarenakan menolak melepas jilbab ketika bertanding. Alhasil, wasit akhirnya mendiskualifikasinya. Mengingat, hal itu adalah regulasi dalam cabang olahraga ini.

Menpora harus menceritakan kepada Internasional Olympic Paragames soal hijab atau penutup rambut bagi wanita Muslim merupakan sesuatu yang hukumnya wajib dikenakan atau Muslimah dalam Islam wajib menutup aurat,” Ujar Ikhsan Abdullah selaku Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) kepada Kabar47.com, di Jakarta, Senin (8/10/2018).

MUI Harap Menpora Urus Persoalan Atlet Judo Jilbab Yang Didiskualifikasi

Dari sisi agama Islam, Terang Ikhsan, rambut merupakan aurat perempuan yang harus ditutup dengan hijab. Penjelasan tersebut, menurut dia, sangat penting agar mereka juga bisa mengerti. Sehingga, wanita Muslim tidak melanggat ketentuan yang diskriminatif tersebut,” Ujar Ikhsan.

Di sisi lain, ia kembali menyinggung kebijakan wasit yang melarang pejudo dilarang menggunakan hijab. Mengingat, kata dia, cabang olahraga lainnya, seperti silat dan voli diperkenankan. “Isu ini jangan dilanjutkan karena sangat jelas merugikan Indonesia dalam kepesertaannya di cabang olahraga judo,” Terang Ikhsan.

Oleh karena itu, dia berpesan Menpora melakukan komunikasi dengan lembaga internasional Olympic Para Games. Apalagi, Indonesia saat ini diuntungkan sebagai tuan rumah. Ya memprotes ke internasional Olympic Para games. Sampai event pertandingan tersebut diulang, apalagi kita tengah menjadi tuan rumah. Ini juga memperjuangkan hak asasi manusia untuk perhelatan internasional. KONI harus mempertanyakan ini secara tegas,” jelasnya.

Sebelumnya Zainut Tauhid Sa’di selaku Ketua Umum Majelis Ulama Islam (MUI) mengatakan prihatin dengan keputusan wasit yang mendiskualifikasi Miftahul Jannah yang merupakan pejudo putri Indonesia, di Asian Para Games 2018. MUI sangat menyayangkan keputusan wasit yang mendiskualifikasi atlet judo asal Indonesia Miftahul Jannah di Asian Para Games 2018 karena menolak untuk melepaskan hijab saat tengah masuk ke matras,” Tutupnya kepada Kabar47.com, Senin (8/10/2018).

MUI Harap Menpora Urus Persoalan Atlet Judo Jilbab Yang Didiskualifikasi

JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *