Prajurit TNI Kaltim Dikirim Ke Sulteng Bantu Rehabilitasi

Prajurit TNI Kaltim Dikirim Ke Sulteng Bantu Rehabilitasi

Prajurit TNI Kaltim Dikirim Ke Sulteng Bantu Rehabilitasi

Kabar47 – Kodam VI/Mulawarman Kalimantan Timur memberangkatkan 300 pasukan untuk membantu proses evakuasi dan rehabilitasi bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Mereka yang dikirim ke Sulteng adalah prajurit Yonzipur 17/Ananta Darma dan Denzipur 8/GM.

“Secara keseluruhan Satgas yang diberangkatkan hari ini sejumlah 300 orang, terdiri dari 3 SSK dengan kekuatan masing-masing 100 orang dan akan di BKO-kan ke Korem 132/Tadulako,” ucap Kapendam VI/Mlw Kol Kav Dino Martino, dalam keterangan tertulisnya pada saat diterima oleh wartawan Kabar47, Minggu (7/10/2018).

Seperti yang telah diketahui 300 pasukan itu dilepas langsung oleh Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto di Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Prajurit TNI ini akan bertolak ke Palu menggunakan KRI Surabaya.

jelaspoker

“Laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan tugas kemanusiaan ini nantinya akan difokuskan untuk merehabilitasi dan merekonstruksi kondisi pasca bencana alam, dan sudah menjadi kewajiban kita sebagai anak bangsa yang akan membantu saudara kita yang sedang mengalami musibah atas terjadinya gempa dan Tsunami di Sulteng, maka sangat diharapkan kalian akan membantu semaksimal mungkin dengan sepenuh hati” ujar Subiyanto.

Untuk sejauh ini berdasarkan dari hasil yang telah dikaji dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sudah 1.763 orang meninggal dunia akibat gempa dan tsunami yang menerjang Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Selain itu BNPB juga mencatat ada 2.632 orang yang mengalami luka berat.

Upaya yang telah dilakukan sampai saat ini, seperti yang kita ketahui TNI juga membantu sejumlah korban gempa dan Tsunami Palu mengungsi menggunakan pesawat Hercules milik TNI dan mereka menuju ke sejumlah kota seperti Makassar, Balikpapan, dan Jakarta.

Terlalu banyaknya jumlah warga Palu yang berbondong-bondong untuk berpindah ke lokasi lain juga membuat TNI menjadi sibuk dan bingung dikarenakan terbatasnya alat transportasi yang dimilik yakni, pesawat Hercules yang hanya berjumlah sedikit, kemungkinan besar akan ditambah unit Hercules dari pemerintah untuk membantu korban mengungsi ke sejumlah kota.

Hingga pada Hari Minggu (7/10) pencarian korban masih terus dilakukan dan pencarian korban akan dihentikan pada 11 Oktober 2018 mendatang.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online Piala Dunia 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *