KABAR

ISIS Asia Tenggara di Filipina Masih Diminati Oleh Sejumlah WNI

ISIS Asia Tenggara di Filipina Masih Diminati Oleh Sejumlah WNI

Kabar47 – Beberapa warga Indonesia diketahui masih bergabung dengan kelompok teroris Negara Islam Asia Tenggara (ISEA) yang ada di Mindanao, selatan Filipina. Hal tersebut terjadi walaupun angkatan bersenjata Filipina memperketat pengawasan setelah konflik di Kota Marawi tahun lalu.

Prof. Rommel Banlaoi selaku pakar terorisme Filipina menyatakan bahwa para petempur asing itu bergabung dengan ISEA serta kelompok Abu Sayyaf yang bersembunyi di selatan Filipina. Mereka yang mendominasi datang dari Indonesia serta Malaysia. Sisanya datang dari Turki, Arab Saudi, Maroko, Prancis, China, Spanyol, Tunisia, Pakistan, Somalia, Irak, Libya, Mesir, Yaman, dan Bangladesh.

jelaspoker

Banlaoi mengatakan sebagian dari petempur asing tersebut berhasil dicegat di bandara lalu dideportasi. Sementara yang lain berhasil lolos dan pergi ke Mindanao. Dalam mengelabui aparat, mereka menyamar sebagai pengusaha, pelajar dan lain-lain.

Sementara menurut Mayjen Fernando Trinidad selaku Wakil Kepala Staf Intelijen Angkatan Bersenjata Filipina, para petempur asing tersebut kebanyakan diberdayakan agar bisa melatih para calon teroris. Karena mereka dianggap berpengalaman dalam medan perang seperti Irak, Afghanistan, dan Suriah.

Trinidad menuturkan jika agen telik sandi berhasil mendeteksi 15 militan dari Indonesia dan Malaysia bulan November tahun lalu, lalu menuju Provinsi Sarangani yang merupakan basis kelompok Maute. Sementara 16 warga Indonesia yang lain diketahui menjadi pelatih kelompok ISEA dan Abu Sayyaf di Basilan dan Maute di Provinsi Lanao del Sur.

Munira Mustaffa selaku Peneliti terorisme dari Universitas Amerika menjelaskan jika Mindanao masih mempunyai daya tarik untuk para petempur asing sebab termotivasi dalam melakukan itu. Di samping itu, mereka bangga serta ingin menjadi bagian dari kelompok bersenjata.

Di sisi lain Pawel Wojcik selaku seorang analis terorisme menyatakan petempur asing yang datang dari luar Asia Tenggara segera diserap pengetahuannya. Khususnya mengenai teknis seperti membuat bom atau manajemen wilayah. Sementara mereka yang berasal dari Asia Tenggara direkrut bukan cuma sebagai kombatan, namun untuk melatih sebab pengalaman perang di selatan Filipina dan Afghanistan.

 BANDARQ ONLINE | BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola,proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam nonstop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *