kabar

Kerusakan 4 Flight Terakhir Lion Air JT610 Diselidiki Oleh KNKT

Kerusakan 4 Flight Terakhir Lion Air JT610 Diselidiki Oleh KNKT

Kabar47 – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera melakukan investigasi lebih lanjut atas penyebab kerusakan pesawat Lion Air PK-LQP pada empat penerbangan sebelumnya. Kerusakan terjadi di bagian airspeed indicator atau penunjuk kecepatan.

Nurcahyo Utomo selaku Kepala Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan menyatakan, kerusakan airspeed indicator itu diketahui usai pihaknya mengunduh data dari perekam data penerbangan atau Flight Data Recorder (FDR) dari Lion Air JT610 yang telah ditemukan.

jelaspoker

Lion Air PK-LQP tersebut sebelum jatuh ketika akan terbang menuju Pangkalpinang dari Jakarta, diketahui terbang melalui Denpasar menuju Jakarta malam sebelumnya. Bukan cuma penyebab kerusakan airspeed indicator, Nurcahyo menuturkan bahwa KNKT pun akan meneliti lebih jauh bagaimana pilot menerbangkan PK-LQP ketika mengalami kondisi airspeed indicator bermasalah.

Saat ini, semua data-data dari FDR telah dikumpulkan pihaknya. Ada sekitar 1.790 paramater pada FDR yang dijadikan sebagai bahan penyelidikan. Data-data tersebut nantinya akan dikaji dan dianalisis lebih lanjut. Itu pentingnya black box, jika tanpa black box maka tidak dapat dibuktikan jika ada masalah. Maka sebelum ada data faktual, KNKT tidak akan menduga-duga, pihaknya cuma dapat berbicara berdasarkan fakta.

Walau demikian tidak ada penjelasan lebih lanjut bagaimana signifikan kerusakan airspeed indicator tersebut atas kecelakaan Lion Air PK-LQP. Kendati begitu, apakah kerusakan tersebut merupakan penyebab utama pesawat yang membawa 189 orang itu mengalami kecelakaan, pun tidak dijelaskan.

Diketahui bahwa pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT610 dilaporkan hilang kontak pukul 06.33 WIB atau 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Soetta, Jakarta. Pesawat itu tak pernah tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung setelah dipastikan jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Ketika terjadi kecelakaan, pesawat tipe Boeing 737 MAX 8 itu membawa 189 orang, dimana terdiri dari 178 penumpang dewasa, dua bayi, satu anak, serta delapan awak kabin.

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola,proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam nonstop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *