KABAR

Rizieq Dapat Dibui 6 Bulan di Saudi Karena Izin Tinggalnya Habis

Rizieq Dapat Dibui 6 Bulan di Saudi Karena Izin Tinggalnya Habis

Kabar47 – Rizieq Shihab yang merupakan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) dapat terancam hukuman enam bulan penjara serta denda sampai 50 ribu riyal atau setara Rp194 juta sebab izin tinggalnya di Arab Saudi telah kedaluwarsa.

Dari aturan imigrasi Saudi, seluruh warga asing atau ekspatriat yang melanggar izin tinggal di negara tersebut akan dikenai denda 10 ribu riyal dan deportasi dalam pelanggaran pertama. Dikutip melalui Reuters, sanksi tersebut dapat meningkat menjadi denda 50 ribu ditambah kurungan 6 bulan bui bila diikuti tiga atau lebih pelanggaran keimigrasian yang lain.

jelaspoker

Sementara, diketahui bahwa terdapat tiga tahapan sanksi untuk pelanggar izin tinggal atau visa di Saudi. Individu tersebut dapat dikenai denda 15 ribu riyal untuk pelanggaran izin tinggal pertama kali.

Denda itu akan naik menjadi 25 ribu riyal serta tambahan kurungan penjara selama 3 bulan bila individu melanggar untuk kedua kalinya. Pelanggaran yang ketiga kalinya dapat dikenakan denda 50 ribu riyal serta kurungan enam bulan penjara sampai deportasi.

Aturan yang tak jauh berbeda pun dikenakan untuk para ekspatriat asing yang melanggar izin tinggal dengan visa kunjungan ke Saudi. Rizieq sendiri sudah tidak mempunyai izin tinggal di Saudi sebab visa yang ia gunakan telah melewati batas waktu.

Menurut Agus Maftuh Abegebriel selaku Duta Besar RI untuk Saudi, beberapa waktu lalu visa bernomor 603723XXXX yang digunakan oleh Rizieq bersifat multiple, atau dapat beberapa kali keluar masuk, dan berlaku selama satu tahun dengan izin tinggal 90 hari setiap kedatangan.

Bukan cuma deportasi, Agus pun mengatakan bahwa pelanggar izin tinggal di Saudi pun terancam dilarang masuk ke negara tersebut selama 5 sampai 10 tahun, hingga seumur hidup untuk kasus tertentu. Sebelum dideportasi, para pelanggar keimigrasian Saudi mesti terlebih dahulu menghadapi penahanan di penjara sambil menunggu persidangan keimigrasian serta proses pemulangan.

Agus menyatakan, pelanggar keimigrasian pun tidak lantas dapat dideportasi begitu saja bila individu tersebut masih terkait masalah hukum yang lain di Saudi, misalnya pelanggaran lalu lintas sampai pelanggaran berat seperti tindak pidana yang lain seperti pembunuhan, perampokan, sampai terorisme.

Agus mengatakan bahwa pelanggaran imigrasi tersebut tersangkut kasus hukum pidana di Saudi, nantinya deportasi dilakukan usai individu tersebut menjalani hukuman pidananya.

BANDAR DOMINO ONLINE | BANDAR POKER ONLINE | BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola,proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam nonstop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *