KABAR1

Tiga Jenazah Terapung di Selat Malaka Berhasil Diidentifikasi Polda Riau

Tiga Jenazah Terapung di Selat Malaka Berhasil Diidentifikasi Polda Riau

Kabar47 – Polda Riau telah berhasil mengindentifikasi tiga dari delapan mayat yang dijumpai dengan posisi terapung di perairan Selat Malaka, pesisir Kecamatan Bantan, Pulau Bengkalis. Kesulitan pengenalan terjadi disebabkan oleh kondisi mayat yang telah membusuk.

Kompol Supriyanto yang merupakan Kepala Sub Bidang Pelayanan Medis Kedokteran Kepolisian RS Bhayangkara Polda Riau saat dijumpai di Pekanbaru menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan, diperkirakan usia mayat telah lebih dari seminggu berada di air.

jelaspoker

Pada satu minggu terakhir, total delapan mayat ditemukan petugas gabungan serta para nelayan Kecamatan Bantan, tepatnya di perairan Selat Malaka, Pulau Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kawasan tersebut berbatasan langsung dengan negeri jiran, Malaysia. Sebelumnya, tiga mayat pertama didapatkan petugas dan nelayan pada akhir November. Kemudian satu persatu mayat ditemukan terapung sampai Minggu kemarin. Semua mayat yang ditemukan tersebut langsung diserahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Pekanbaru.

Supriyanto menuturkan jika mayoritas mayat yang ditemukan tersebut dalam keadaan tidak utuh, dimana beberapa di antaranya cukup mengenaskan. Dari hasil pemeriksaan sementara, ia memastikan tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan pada tubuh para korban.

Sekitar 20 petugas Disaster Victim Identification (DVI) cukup kesulitan mengidentifikasi jenazah melalui sidik jari karena kondisinya yang telah membusuk. Opsi lain yang digunakan yakni dengan melakukan identifikasi melalui susunan gigi dan DNA. Sementara itu dari delapan yang ditemukan sudah ada tiga mayat yang telah teridentifikasi identitasnya.

Mereka yakni Ujang Chaniago yang berasal dari Lubuk Nyiur, Dusun V Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Kemudian Mimi Dewi yang merupakan warga Jalan Lansano, Kelurahan Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Lalu ketiga adalah Maya Karina yang merupakan warga Mentikan, RT 020/RW 02, Desa Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Ditemui secara terpisah, Kombes Pol Sunarto selaku Kepala Bidang Humas Polda Riau hingga kini belum dapat menyimpulkan terkait temuan delapan mayat misterius tersebut. Ia menjelaskan pihaknya akan terus berusaha untuk mengumpulkan bukti dan keterangan atas temuan tersebut.

BANDAR POKER | JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola,proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam nonstop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *