Pembangunan Jalan dan Batako Bisa Memanfaatkan Limbah Freeport

Pembangunan Jalan dan Batako Bisa Memanfaatkan Limbah Freeport

Pembangunan Jalan dan Batako Bisa Memanfaatkan Limbah Freeport

Kabar47 – Pembangunan Jalan dan Batako Bisa Memanfaatkan Limbah Freeport – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berpesan kepada PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk menyelesaikan kajian terkait ekosistem dan manajemen penanganan limbah tambang.
Hal ini supaya pemanfaatan limbah bisa maksimal. Inspektur Jenderal (Irjend), KLHK Ilyas Assad menyebutkan, limbah penambangan atau tailing yang dilakukan oleh Freeport tersebut nantinya bisa digunakan sebagai bahan baku untuk jalan.

Jadi, nantinya limbah tersebut bisa dibuat sebagai material pembangunan jalan dan juga membuat batako.
Hal ini merupakan begitu bagus. Oleh karena itu kita akan terus dorong, supaya inovasi ini dilakukan,” Terangnya di Gedung KLHK, Jakarta, Rabu (9/1/2018).

Dia menjelaskan pemanfaatan hasil limbah itu, sangat penting. Pasalnya bisa dihubungkan dengan pembangunan wilayah di Papua. Seperti menumbuhkan industri, di mana masyarakat bisa memanfaatkan. Setelah kajian limbah selesai, kami akan melakukan pemeriksaan dan pembahasan lebih lanjut.
Agar nantinya pihak Freeport bisa sejalan dengan pemerintah,” Sambungnya.

Pembangunan Jalan dan Batako Bisa Memanfaatkan Limbah Freeport

jelaspoker

Dia berharap, pemanfaatan limbah ini bisa mengurangi beban penanganan penambangan yang dihasilkan sebanyak 160.000 ton per hari.
Namun, kami belum bisa menyebut pihak mana yang akan melakukan penyerapan tersebut,” Lanjutnya.

Selain itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), juga mengigatkan kepada PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk menyelesaikan kajian terkait ekosistem dan manajemen penanganan limbah tambang selama 8 bulan.

Kami berharap bisa selesai dalam 8 bulan ini, karena untuk pemanfaatan limbah bisa maksimal,” Ungkap Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ilyas Assad di Gedung KLHK, Jakarta, Rabu (9/1/2018).
Dia mengatakan, kajian tersebut dilakukan oleh PT Freeport Indonesia. Tapi dengan acuan yang sudah dibahas bersama-sama. Pasalnya untuk tetap sesuai dengan waktu.

Kajian ini menggunakan caranya Freeport, tak bisa serahkan kajian sebelum terms of reference-nya setuju kita bahas sama-sama. Karena kalau tidak nanti,” Ujarnya.
Setelah kajian tersebut selesai, lanjut dia, akan dibahas kembali untuk kebijakan selanjutnya.

Maka itu, KLHK belum bisa memberikan kebijakan baru karena masih menunggu hasil pengkajian.
Lihat nanti laporannya, nanti kita bahas bersama, hasilnya kita lihat lagi. Kebijakan baru mau diapain, kita belum tahu ya, kan ini kajian kajian yang semunya masih baru,” Tuturnya.

JUDI POKER | AGEN POKER ONLINE | SAKONG ONLINE | POKER ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola, proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Bola Liga Elite Eropa”JELASBOLA Agen Judi Resmi Liga Elite EropaSilahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam non-stop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *