KABAR

Saat Bepergian ke China Warga Amerika Diminta Waspada

Saat Bepergian ke China Warga Amerika Diminta Waspada

Kabar47 – Pemerintah Amerika Serikat melalui Kementerian Luar Negeri mengingatkan warganya meningkatkan kewaspadaan jika bepergian ke China. Imbauan ini dikeluarkan karena AS menilai China menerapkan penegakan hukum yang sewenang-wenang. Ini merupakan dampak dari meningkatnya ketegangan diplomatik setelah penangkapan seorang eksekutif perusahaan teknologi China di Kanada.

Imbauan perjalanan terbaru tidak hanya mempertahankan status waspada level dua, tetapi juga memperingatkan pemeriksaan keamanan tambahan dan peningkatan kehadiran polisi di dua wilayah otonomi khusus China Barat yaitu Provinsi Xinjiang dan Tibet. Demikian dikutip dari The Guardian, Jumat (4/1).

jelaspoker

Imbauan serupa juga pernah dikeluarkan pada 22 Januari tahun lalu. Warga Negeri Paman Sam diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penerapan hukum lokal oleh otoritas China. Kebijakan tersebut juga menyoroti soal kepemilikan warga negara ganda AS-China, yang sejak itu, dipangkas lebih dari setengah kuota tahunan.

“Langkah-langkah keamanan ekstra, seperti pemeriksaan keamanan dan peningkatan tingkat kehadiran polisi, adalah hal biasa di wilayah Xinjiang dan Otonomi Tibet. Pihak berwenang dapat memberlakukan jam malam dan pembatasan perjalanan dalam waktu singkat,” terang Kemenlu AS.

Nasehat perjalanan itu juga memperingatkan tentang penggunaan “larangan keluar” dari China ketika warga AS mengalami kasus di sana. Disebutkan pula bahwa pemerintah Negeri Tirai Bambu tidak segan menahan warga asing jika terlibat pelanggaran yang dinilai serius.

Dugaan Terkait Penahanan Putri Bos Huawei Mantan diplomat Michael Kovrig dan pengusaha Michael Spavor ditahan oleh otoritas China, menyusul penangkapan eksekutif Huawei Meng Wanzhou oleh polisi Kanada atas permintaan AS. Kovrig kini berprofesi sebagai penasihat untuk lembaga pemikir (thinktank) International Crisis Group (ICG). Jaksa penuntut di China mengatakan dua pria asing itu tanpa ragu melanggar hukum.

“Tanpa ragu, dua warga Kanada melanggar hukum dan peraturan di Tiongkok, dan saat ini sedang menjalani penyelidikan sesuai prosedur,” jaksa penuntut umum China, Zhang Jun, Kamis (3/1). Sementara itu, jaksa penuntut AS menuduh Direktur Keuangan Huawei, Meng Wanzhou, menyesatkan pihak perbankan tentang transaksi bisnsi yang terkait dengan Iran, sehingga membuatnya berisiko melanggar sanksi internasional.

Kanada telah mengatakan beberapa kali pihaknya tidak melihat kaitan eksplisit antara penangkapan Meng, putri pendiri Huawei, dengan penahanan Kovrig dan Spavor. Namun, para diplomat Barat yang bermarkas di Beijing dan mantan diplomat Kanada mengatakan mereka tidak ragu bahwa dua kasus itu saling berkaitan.

Kanada mengatakan penahanan tersebut tidak dapat diterima dan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengatakan China harus membebaskan kedua pria itu. Di bawah hukum acara pidana China, bentuk penahanan dan interogasi khusus dapat digunakan untuk tersangka yang mengancam keamanan negara.

BANDAR DOMINO ONLINE | BANDAR POKER ONLINE | BANDAR ADUQ ONLINE | AGEN CAPSA ONLINE

“Daftarkan segera diri anda bersama kami di jelasbola,proses daftar-deposit-withdraw yang mudah dan cepat 24 jam, hanya dengan deposit 50 ribu saja anda sudah bisa bergabung bersama JELASBOLA Agen Judi Online 2018”JELASBOLA Agen Judi Resmi Piala Dunia 2018Silahkan Hubungi Costumer Service JELASBOLA
Kami Siap Membantu Anda 24 jam nonstop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *